KOLAKA TIMUR

Kecamatan Dangia Koltim Jadi Ikon Penghasil Buah Naga

Bupati Koltim Tony Harbiansyah didampingi Wakil Bupati Koltim Hj Andi Merya Nur Saat Mencanangkan Kampung Buah Naga di Desa Talinduka, kecamatan Dangia.FOTO:Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Setelah resmi dicanangkan sebagai kampung buah naga oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), Kecamatan Dangia terus berupaya semaksimal mungkin dalam mewujudkan target sebagai penghasil buah naga terbesar di Koltim.
Camat Dangia Marsalim mengaku optimis ditahun depan produksi buah naga yang berada diwilayahnya akan melimbah. Pasalnya semua desa yang berjumlah 12 desa diwajibkan menanam buah asal Mexiko tersebut. Apalagi dari hasil uji coba yang dilakukan, hasilnya cukup memuaskan, sebab struktur tanahnya sangat cocok dengan tanaman tersebut ” Kita target enam bulan semua desa telah selesai melakukan penanaman dan saya optimis kecamatan Dangia akan menjadi ikon buah naga di Koltim,” katanya saat ditemui media ini Jumat (15/9/2017)
Menurut Marsalim, kebutuhan buah naga khususnya di Koltim setiap harinya terus meningkat. Apalagi saat ini untuk memenuhi kebutuhan buah naga, masyarakat Koltim masih mengandalkan pasokan dari luar daerah. Untuk itu, dalam menyukseskan program tersebut, pihaknya melaui dukungan Pemda Koltim mencoba mempasilitasi masyarakat dalam pengadaan bibit, dan juga memberikan bimbingan kepada petani melalui bantuan dinas Pertanian Koltim. Sehingga kedepan hasil produksi tanaman buah naga dapat melimpah ” Tujuan utama visi dan misi Pemda Koltim adalah memajukan usaha agrobisnis dan itu yang kami akan buktikan bahwa kecamatan Dangia mampu melakukannya. Sehingga nanti jika ada yang mencari buah naga bisa langsung datang kesini” katanya..
Selain itu, kata Marsalim dalam melakukan budidaya buah naga tidaklah rumit sebab proses tanamanya cukup mudah dan tidak harus mengunakan biaya yang cukup besar. Apalagi tanaman sejenis kaktus ini bisa ditanam dimana saja, baik itu dilahan terbuka maupaun dihalaman pekarangan rumah dan tidak mesti harus lahan yang luas ” Buah naga ini hanya membutuhkan 1,5 tahun agar bisa berbuah dan perpohonnya bisa menghasilkan 2-5 kilo gram buah dalam sekali panen, usia produktifnya juga bisa mencapai 20 tahun. Kami juga siap mempasilitasi jika ada petani dari luar kecamatan Dangia yanhg ingin belajar teknik penanaman buah naga ” katanya.
Olehnya itu, dirinya berharap agar peran semua emelen masyarakat dapat menyukseskan program tersebut, sehingga perekonomian masyarakat Dangia kedepan terus meningkat seperti apa yang diharapkan. (K9/b/hen)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top