POLITIK

Hasto Ajak Kader PDIP Tampilkan Wajah Kerakyatan di Pilkada

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: dokumen JPNN.Com

KOLAKAPOS, Cirebon–Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto blusukan ke wilayah Jawa Barat (Jabar) dalam rangka konsolidasi menghadapi Pilkada Serentak 2018. Sabtu(16/9), Hasto menemui kader-kader PDIP di Kabupaten Cirebon setelah kemarin (15/9) juga menghadiri konsolidasi partainya di Kota Cirebon.

Hasto dalam pidato pengarahannya menyatakan, konsolidasi memerlukan kekompakan tiga pilar partai, yakni kader di eksekutif, legislatif dan struktur kepengurusan. Sebab, pilkada bagi PDIP bukan sekadar memenangkan calon, tetapi juga dalam rangka menampilkan wajah kerakyatan.

“Karena pilkada bukan hanya soal kalah menang dan juga bukan hanya soal kemenangan orang per orang, tetapi ini martabat partai, untuk perjuangan mewujudkan wajah kerakyatan partai dan jalan partai dalam membangun peradaban,” kata Hasto di hadapan ratusan kader PDIP Kabupaten Cirebon.

 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam rapat konsolidasi di DPC PDIP Kabupaten Cirebon, Sabtu (16/9).

Terlihat hadir dalam rapat konsolidasi itu antara lain Ketua DPP PDIP Andreas H Pareira, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar TB Hasanuddin dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Abdy Yuhana. Sedangkan peserta konsolidasi adalah kader PDIP di ekskutif dan legislatif, serta struktural partai tingkat DPC hingga pimpinan ranting di Kabupaten Cirebon.

Hasto mengungkapkan, dengan kesadaran menjadikan momentum politik pilkada untuk membangun peradaban dan mewujudkan wajah kerakyatan partai, maka semua kader dituntut bergerak bersama rakyat. “Dengan begitu, partai menjadi jembatan dan sekaligus cermin dari apa yang menjadi harapan rakyat,” tegasnya.

Sedangkan TB Hasanuddin menyampaikan apresiasinya kepada kader-kader PDIP di Kabupaten Cirebon yang selama ini terus bersentuhan dengan rakyat. Dia memuji para pengurus ranting yang setiap hari berhadapan langsung dengan persoalan-persoalan rakyat di lapangan.

“Perjuangan yang berdarah-darah adalah ketua ranting, makanya para ketua DPC harus loyal dan melayani kepada mereka para ketua ranting. Ketua DPC harus bergerak ke bawah, mentradisikan kebersamaan dengan sesama kader dan struktural partai,” ujar pensiunan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal itu.

Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas H Pareira dalam sambutannya mengatakan bahwa 2018 menjadi tahun yang sangat penting. Sebab, pada 2018 bukan hanya ada pilkada, tetapi juga untuk memulai pemanasan jelang pemilu legislatif dan pemilu presiden yang digelar serentak pada 2019.

“Konsolidasi ini penting dilakukan, apalagi di Cirebon yang selama ini kita selalu menang. Ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan,” ungkapnya.

Karena itu dia mengingatkan para pengurus DPC dan PAC agar progresif dalam mengonsolidasikan organisasi di tingkat bawah. “Tiga pilar partai adalah motor penggerak partai. Jangan sibuk dengan urusan masing-masing,” pintanya.(ysa/rmol/jpg/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top