METRO KOLAKA

Kadis Pemdes Mengaku Ada Desa Anggarkan Beli Pupuk

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kolaka Akbar.FOTO:Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kolaka Akbar mengakui jika ada desa di Kolaka yang menganggarkan dana desa untuk pembelanjaan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan). Untuk tahun 2017 ini dari 100 desa yang ada di Kolaka hanya 25 desa yang menganggarkan. Total untuk anggaran tahun 2017 ada sekitar Rp300 jutaan. Untuk Saprotan, kepala desa membelanjakan sendiri ke toko dan tidak ada penunjukan toko untuk pembelanjaanya.

“Yah benar tahun ini ada desa di Kolaka yang menganggarkan dananya untuk pembelian Saprotan. Untuk jenis Saprotan saya tidak tau apakah itu pupuk cair atau padat, karena bukan kami yang belanja. Dana desa langsung masuk kerekening desa kemudian desa yang merencanakan dan belanja,” ujarnya.

Menganai tendensi yang katanya dilakukan oleh Pemdes Kolaka agar desa membeli pupuk organik dengan merek tertentu, Akbar menyangkalnya. Pasalnya semua perencanaan yang dilakukan oleh desa tidak ada kaitanya dengan Pemdes Kolaka. Pemdes Kolaka juga tidak pernah mengarahkan desa harus beli pupuk jenis tertentu.

“Desa mau belanja pupuk bio boost dari K-link, beli pupuk organik yang di jual di karung. Itu urusan desa dengan masyarakatnya karena masyarakat yang mengusulkan dalam perencanaan di desanya,” katanya.

Untuk anggaran Saprotan itu memang ada tertuang dalam Permendes dan itu semua ada menunya. Jadi desa mempunyai dasar untuk menganggarkan pembelian Saprotan. Dari 100 desa yang menganggarkan pembelian Saprotan hanya sekitar 25 desa dengan anggaran perdesa bervariasi ada yang Rp.10 juta dan ada yang diatas Rp.20 juta dengan total tahun ini sekitar Rp.300 jutaan.

“Bisa dicek di desa, kita tidak pernah menunjukan brand tertentu untuk pembelanjaan di desa terutama pembelian pupuk organik bio boost. Untuk tahun 2016 lalu juga demikian jumlah anggaran pembelian Saprotan itu bervariasi,” tambahnya.

Sementara itu kepala bagian humas Pemda Kolaka Amri saat dihubungi mengatakan keterkaitan antara anggaran desa pada pembelanjaan pupuk organik itu tidak ada hubungannya dengan PT. K-link (bisnis MLM). Kebetulan saja di Kolaka pimpinan Stokist K- link itu pribadi Hj. Herti Safei yang mana sebagi ibu Bupati Kolaka.

“Selanjutnya saya sampaikan bahwa Hj. Herti Safei jauh sebelum menjadi ibu bupati sudah menjadi anggota K-link. Produk K-Link banyak dan berbagai jenis dinataranya pupuk organik bermerek Bio boost. Pupuk yang dijual oleh K-Link adalah pupuk organik yang saat ini mendapat kepercayaan dari petani Kolaka. Kalau desa percaya pada produk K-link jangan salahkan prodaknya, silahkan tanya kepala desa,” katanya.

Terkait informasi jika Istri bupati dituding sudah “sekongkol” dengan kepala Dinas Pemdes Kolaka, mengenai tendensi penujukan bran milik K-Link yaitu bioboost itu tidak benar. Amri mengaku akan berkonsultasi dengan pengacara Pemda Kolaka memngenai masalan ini, jika masuk dalam rana pidana maka Pemda Kolaka akan meneruskan tuduhan tersebut kejalur hukum. Karena ibu bupati Kolaka tidak nyaman dengan informasi terasebut.

“Kita akan konsultasi dulu dengan pengacara Pemda. Karena ini sudah menuding Istri bupati Kolaka kerjasama dengan Kadis Pemdes Kolaka dan tudingan tersebut tidak berdasar. Kami akan mengkaji itu, dan akan laporkan masalah ini ke pihak yang berwajib,” tuturnya.

Kerjasama antara pihak K-link dengan Pemerintah desa sepertinya sah saja, sepanjang pupuk yang dibutuhkan oleh masyarkat atau kelompok tani itu ada, yang salah jika pupuk yang sudah dianggarkan tidak ada.

“Saya cuman meluruskan saja, dan kebetulan saja ibu bupati di percayakan sebagai pimpinan stokist K- link Kolaka. Saya kira tidak ada pelarangan Istri bupati berwirausaha,”tambahnya.

Amri juga mengakui telah menelepon salah satu kepala desa yang menganggarkan di APBDES program pengadaan pupuk yaitu Kades Unamendaa kepala desanya adalah Saptiar Gajang mengakui, jika masyarkat dam kelompok tani di Unamendaa sudah mencoba menggunakan berbagai macam pupuk, yang cocok pupuk bio boost dan mengaku suda lama pupuk Bio Boost di gunakan oleh petani di desa Unamendaa.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top