SULSELBAR

Air Bersih dan Angin Kencang Ancam Warga Desa Baring

ILustrasi

KOLAKAPOS, Pangkep–Warga Desa Baring, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep saat ini mengalami ancaman kekurangan air bersih karena kekeringan. Hal tersebut diakibatkan cuaca kemarau yang berkepanjangan.
Kepala Desa Baring, Andi Muh Arsyad saat ditemui, Senin (18/9), mengatakan bahwa ancaman kekurangan air bersih itu terlihat sumber air sudah mulai mengering.
“Kemarau tahun ini berdampak pada sumur warga yang mulai kering,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Arsyad, pemerintah desa sendiri telah berkordinasi ke PDAM Pangkep untuk melakukan distribusi air bersih.
“Kita sudah hubungi pihak PDAM untuk melakukan distribusi air, terlebih saat ini di desa baring sudah memiliki kurang lebih 200 bak air, kapasitas 600 hingga 5000 liter. Jadi tinggal diisi,” ujarnya.
Selain kekeringan, masalah angin kencang juga menjadi masalah tersendiri di desa yang memiliki 2400 kepala keluarga itu. Pada bulan Agustus lalu, dilaporkan ada 10 rumah warga rusak akibat diterjang angin kencang.
“Ada 10 rumah warga rusak, tapi sudah diperbaiki kerusakannya, melalui dana desa, kita belikan seng dan balok kayu”, tutupnya.
Sekedar diketahui, Desa baring sendiri terletak di Kecamatan berjarak kurang lebih 30 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Pangkep, dimana mayoritas warganya bekerja sebagai petani jagung. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top