METRO KOLAKA

Masyarakat Tondowolio Berharap Ada Tanggul Pemecah Ombak

Ilustrasi/Net

KOLAKAPOS, Kolaka — Masyarakat desa Tondowolio kecamatan Tanggetada mengharapkan pemerintah kaupaten Kolaka untuk bisa membangunkan talud di sepanjang tepi desa. Jika tidak segera di bangun masyarakat memprediksi tiga tahun jalan poros Kolaka Bombana akan hancur karena air laut sudah semakin dekat ke jalan.

Abdul Asra masyarakat desa Tondowolio mengatakan saat ini kondisi pinggir laut semakin mendekati posisi jalan raya, namuan anehnya sampai saat ini pemerintah kabupaten maupun provinsi belum membuatkan talud. Padahal jika di biarkan kemungkinan tahun 2020 jalan poros Kolaka Bombana akan rusak akibat air laut.

“Kalau tidak secepatnya di buatkan talud, maka kami yakin dalam waktu beberapa tahun jalan Kolaka Bombana akan rusak. Jadi harapan kami pemerintah bisa segera melakuka n pengecekan lokasi tersebut, “tambahnya

Sebenarnya masyarakat di Tondowolio sudah berusaha untuk mencegah abrasi di pantai Tondowolio dengan melakukan penanaman kayu Jawa, namuan hasilnya nihil, beberapa kali tanaman kayu Jawa roboh karena hantaman ombak.

”Saya ini tinggal pertahanan terakhir barisan kayu Jawa, kalau yang ini roboh, yakin saja jalan poros Kolaka Bombana akanrusak,“ujarnya.

Semantara itu Kepala desa Tondowolio Bustan membenarka jika posisi jalan poros Kolaka Bombana terancam hancur karena abrasi pantai.

”Kalau naik air, dan kencang angin bias air laut sampai ke jalan, apalagi saat ini memang kondisinya semakin parah, saya sudah beberapa kali lapor di BPBD kolaka, semoga laporan kami bisa ditanggapi. Namuan sanpai saat ini belum ada i formasi akan ada pembangunan tanggul,” tuturnya(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top