KONAWE SELATAN

Rapat Paripurna Pembahasan RAPBD-P 2017 Digelar

Suasana rapat paripurna RAPDP 2017 disalah satu hotel Konsel. FOTO: Saprudiin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo — Pemerintah Kabupaten dan DPRD Konawe Selatan (Konsel) menggelar rapat paripurna pembahasan  Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 17 digelar. Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel, memberikan jawaban Pemda atas pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBD-P 2017.
Dengan agenda pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP), Pemda Konsel diwakilkan oleh Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekda Konsel . Sjarif Sajang didampingi Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo di dampingi Wakil Ketua Nadira,  dan Hapsir Jaya, serta seluruh anggota Legislatif yang bertempat disalah satu hotel Konsel berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 24-25 September 2017.

Ketua TAPD Konsel Sjarif Sajang menyampaikan jawaban Pemda atas pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBDP Tahun 2017, yang telah dibahas sebelumnya dalam rapat penyusunan Kebijakan Umum dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Pimpinan DPRD, dan telah disepakati sehingga menjadi dasar Pemda dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran OPD ( RKA-OPD). Selanjutnya berdasarkan RKA maka disusunlah RAPBD-P Tahun Anggaran 2017.

“Sesuai amanah PP 58 Tahun 2005, tentang pengelolaan keuangan yang tertib, efektif dan efisien, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan dan manfaat untuk masyarakat, sehingga regulasi tersebut menjadi dasar dalam perubahan APBD,” jelasnya.

Lanjutnya, perubahan ini timbul karena menyikapi dampak dinamika pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2017, sebagaimana halnyaTahun Anggaran lalu. Pemda kali ini mengalami pemotongan atau pemangkasan transfer dari Pemerintah Pusat ke Pemda Konsel yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Mengalami penurunan sebesar 0.878% dari yang tertuang nominal DAU dalam APBD 2017 sebesar Rp. 691,16 Milyar, dimana murni yang dialokasikan dalam APBN 2017 sebesar Rp. 667,02 Milyar dengan demikian dari nilai DAU yang tertuang di APBD 2017 tersebut, mengalami penurunan sebesar Rp. 30 Milyar atau 4,34%,” paparnya.
Sekda Konsel ini juga mengungkapkan, bahwa point utama pandangan Pemda, yang pertama tetap konsisten menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan 5 Tahun, dan RKPD Tahun 2017 yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat sesuai jargon “Desa Maju Konsel Hebat”.

“Kedua kegiatan yang tidak terakomodir Tahun 2017 akan di usulkan Tahun 2018, dengan agenda pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap APBDP, asas urgent dan prioritas, Ketiga Akan menganggarkan kenaikan Gaji Ketua dan Anggota DPRD sesuai PP 18 Tahun 2017 dan Permendagri 62 Tahun 2017 serta Perda No 3 Tahun 2017. Keempat belanja pegawai dan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap diproporsikan dengan mengontrol kedisiplinan dan kehadiran para pegawai tersebut,” ungkapnya.

Kelima ditambahkannya, pelaksanaan dan pengawasan Dana Desa akan tetap ditingkatkan untuk menjaga konsistensi penganggaran dan pelaksanaan program dan kegiatan yang bermanfaat dan langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sebagai penutup mantan Kadis Perhubungan ini mengatakan bahwa perubahan RAPBD Tahun 2017, disusun dengan berbasiskan pada pertimbangan penyusunan Perubahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2017, yang disinkronkan dengan perubahan kebijakan dan sesuai kondisi tahun berjalan. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top