KONAWE SELATAN

PPK dan PPS Tak Boleh Menjabat Lebih Dua Periode

Ketua Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPUD Konsel, Harmidiyawati S.Pd.

KOLAKAPOS, Andoolo — Pendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mempertanyakan terkait persyaratan, yakni belum pernah menjabat dua kali periode dalam tingkatan yang sama sebagai PPK dan PPS berturut-turut.

Atas pertanyaan tersebut, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konsel Ketua Divisi Umum, Keuangan dan Logistik (UKL) Harmidiyawati, menjelaskannya secara rinci bahwa sehubungan dengan ditetapkannya PKPU nomor 3 tahun 2015 tentang tata kerja KPU Provinsi, kabupaten/kota, pembentukan dan tata kerja PPK, PPS dan KPPS dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur, Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota.

Merujuk pada pasal 18 ayat (I) hurup k, sambung Harmidiyawati, disebutkan bahwa persyaratan menjadi PPK, PPS dan KPPS belum pernah menjabat dua kali sebagai anggota PPK, PPS dan KPPS.

“Persyaratan diatas adalah anggota PPK, PPS dan KPPS yang sudah menjabat dua kali periode berturut-turut dalam pelaksanaan Pilgub, Pilbup dan Pilwali, Pilpres serta Pilcaleg. Jadi hitungannya itu perperiode, bukan setiap perhelatan Pemilu,” terangnya.

Lanjutnya, sesuai dengan surat edaran (SE) KPU RI nomor 183/KPU/IV/2015 tanggal 27 April 2015. Periode pertama dimulai dari tahun 2005 hingga tahun 2009, periode kedua dimulai dari tahun 2010 hingga tahun 2014 dan seterusnya.

“Contoh, pernah menjadi PPK, PPS dan KPPS pada Pilgub tahun 2013 lalu berarti hitungan satu kali. Tahun ini baru masuk hitungan dua periode. Jadi Pilgub berikutnya sudah tidak bisa lagi mendaftar, begitu pula dengan Pilcaleg, Pilpres dan Pilkada,” tutupnya. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!