BERITA UTAMA

Antam Perkenalkan Alat Pancing Ramah Lingkungan

KOLAKAPOS, Pomalaa — Dukungan Antam UBPN Sultra terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistemnya, ditunjukkan salah satunya melalui pelatihan alat tangkap ramah lingkungan. Pelatihan yang merupakan hasil kerjasama Yayasan Bahari (Yari) Sultra itu, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelompok nelayan di Pomalaa, sekaligus mendukung penangkapan yang tidak bersifat merusak lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Belajar Mandiri Sopura, pekan lalu itu, Antam dan Yari mengenalkan sekaligus menunjukkan teknik membuat pancing Kedo-kedo. Kamsi, ST, VP HC and CSR UBPN Sultra, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Program Unggulan CSR di Sektor Ekonomi Lokal, yaitu Program Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Pesisir Kecamatan Pomalaa. Harapan Antam, kelompok nelayan yang sudah dan akan terbentuk di tiga desa sasaran dari program ini yaitu desa Hakatutobu, Tambea dan kelurahan Dawi-Dawi dapat mengikuti proses pendampingan dan pemberdayaan masyarakat nelayan ini.

Antam berharap melalui program pemberdayaan nelayan pesisir ini, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga dapat memperbaiki kondisi pesisir melalui program-program inovasi dan partisipatif dari masyarakat nelayan.

Camat Pomalaa, Sairman mengatakan, program pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir ini adalah program yang sangat positif dalam rangka meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat pesisir nelayan pomalaa. Program ini merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sangat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, khususnya ekonomi masyarakat nelayan. Pemerintah berharap, dunia usaha termasuk Antam terus berinovasi dalam memberikan dan mengimplementasikan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat serta terus ditingkatkan agar masyarakat bisa lebih sejahtera.

Muh. Rusdan, CSR Manager Antam mengatakan, kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut menyuguhkan beberapa materi. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pengenalan kepada para kelompok nelayan salah satu inovasi alat pancing yang ramah lingkungan yang terbuat dari bahan bekas, dan ini terbukti efektif dan telah berhasil diterapkan dibeberapa kelompok nelayan dampingan Yari dalam menghasilkan tangkapan ikan.

Proses pelatihan berjalan dengan lancar dan antuas peserta pelatihan dari perwakilan masing-masing kelompok nelayan mengikuti proses pelatihannya. Jumlah peserta yang hadir dalam pelatihan sebanyak 50 Peserta, masing-masing dari perwakilan Nelayan Hakatutobu, Nelayan Tambea dan Nelayan Dawi-Dawi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top