KOLAKA TIMUR

Maulid, Warga Lalosingi Meriahkan dengan Ratusan Ember Bunga Male

Kades Lalosingi H. Muhammad Yunus saat memberikan sambutannya pada acara Maulid di Masjid Nurul Yaqin. FOTO: Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta — Sedikitnya 500 ember berukuran 10 liter yang telah dihiasi dan berisikan beraneka makanan dan buah seperti telur, nasi ketan, ayam, ikan, jeruk, salak, serta beberapa makanan ringan lainnya yang oleh warga Lalosingi, kecamatan Lalolae, disebut Bunga Male, disiapkan warga dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid) yang jatuh pada Jumat (1/12) lalu. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin Desa Lalosingi, berlangsung meriah dihadiri ratusan warga, tidak hanya dari warga desa Lalosingi saja tetapi ada juga masyarakat dari desa lain seperti desa yang berasal dari kecamatan Mowewe, Tinondo dan kecamatan Tirawuta, bahkan warga Kolaka ikut serta hadir dalam acara tahunan tersebut.

Kepala desa (Kades) Lalosingi Muhammad Yunus mengatakan, kegiatan dalam menyambut Maulid merupakan kegiatan sakral yang sering dilakukan warganya dengan cara menyiapkan bunga male, dimana terdapat syarat makna tersendiri dalam bunga male tersebut. Sehingga warganya sangat antusias menyambut acara tahunan ini, apalagi setiap tahun selalu ada peningkatan dalam memeriahkan hari kelahiran nabi Muhammad SAW.

“Allhamdulilah kegiatan ini bisa menjadikan ikon tersendiri bagi desa kami dan saya bangga kepada semua masyarakat yang telah berantusias dan mempertahankan tradisi ini, sehingga dalam menyambut Maulid tahun ini masih seperti yang dulu bahkan lebih meriah lagi. Ini membuktikan bahwa rasa syukur dan cinta kita kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sangat tinggi sehingga kita tak lupa atas semua nikmatnya yang diberikan kepada kita,” ungkapnya saat ditemui media ini beberapa waktu lalu.

Yunus mengatakan, sebelum perayaan Maulid dilaksanakan, jauh hari sebelumnya warga telah menyiapkan beberpa bahan yang akan dibawah ke Masjid. Bahkan dari 140 kepala keluarga (KK) paling sedikit dalam 1 KK menyiapkan tiga ember bunga male bahkan ada yang menyiapkan sampai enam ember. “Ini sudah menjadi tradisi dan ciri khas kami dalam menyambut Maulid seperti ini bahkan warga Kolakapun sering menghadiri Maulid disini, itu merupakan kebahagian tersendiri bagi kami. Dan bunga male yang terkumpul akan dibagikan kepada semua jamaah yang hadir,” paparnya.

Yunus berharap, agar tradisi seperti ini terus dipertahankan dan melalui kegiatan Maulid ini masyarakat desa Lalosingi terus mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT dan dijauhkan dari bala bencana, sehingga masyarakat makin sejahtera, serta makin memperkokoh silaturahmi antar sesama. Selain itu, dapat terus meningkatkan keimanan warganya. “Kami berharap warga desa Lalosingi dan sekitarnya selalu diridhoi dalam menjalankan aktivitasnya,” harapnya. (k9/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top