KONAWE

Pemda Konawe Sukses Terapkan Program Siwab dan IB

Wakil Bupati konawe, Parinringi (pakaian Putih) bersama kapolsek Wawotobi Iptu Sampara, dan kadis peternakan dan kesehatan hewan Jumrin, (kanan kedua) saat hadiri panen pedet.FOTO:Husman/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Unaaha–Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe dan Polres Konawe, dalam meningkatkan populasi cukup sukses. Terbukti,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konawe bersama Polres Konawe sebagai mitra kerja sama, menggelar kegiatan panen bibit sapi (pedet) di Desa Ahuloa, Kecamatan Meluhu. Panen pedet ini merupakan hasil Inseminasi Buatan (IB) dengan total indukan sapi bunting keseluruhan mencapai 9066 ekor, hanya saja kegiatan yang dilaksanakan rabu (6/12) mencapai 262 sapi inseminasi secara simbolis.

Wakil Bupati Konawe, Parinringi mengungkapkan, Konawe merupakan salah satu kabupaten di sulaweai tenggara dengan jumlah populasi sapi dari program inseminasi terbanyak, hal ini di buktikan dengan angka keberhasilan yang capai tahun ini yakni mencapai angka 9066 ekor. Semua hasil tersebut merupakan program Gertak Birahi Buatan (GBIB), inseminasi buatan (IB) serta program upsus siwab tahun ini.

Mengingat jumlah yang dicapai saat ini, lanjut Parinringi, program ini akan terus ditingkatkan di seluruh kecamatan se kabupaten konawe, hal ini dikarenakan banyaknya kemudahan dalam beternak sapi dengan metode inseminasi, selain itu dampak positif bagi para peternak juga dapat di rasakan langsung sebab inesminasi tersebut tidak harus membutuhkan sapi pejantan jika pemilik sapi ingin membuntingkan ternak sapi betinyanya, hal yang terpenting yakni peternak sapi akan lebih sejahtera jika program ini di jalankan dengan maksimal.

“Kita akan terus mendukung kegiatan serupa di tahun berikutnya, sebagai wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pada sektor peternakan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan sektor peternakan di Konawe bukan hanya fokus pada ternak sapi potong, tapi juga pada komoditas ternak lain seperti kambing, itik, ayam, bahkan sapi perah, termasuk penyediaan sarana prasarana peternakan dan pelayanan hewan, untuk itu harapan tersebut harus di dukung bersama stakeholder yang ada di daerah termaksud masyarakat kabupaten konawe.

“Hal itu untuk pemerataan dan keseimbangan komoditas peternakan yang pada akhirnya bertujuan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat peternak,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konawe, Jumrin mengatakan, penen pedet yang dilakukan Pemkab Konawe di tahun ini merupakan kali keduanya. Dengan hasil tersebut menandakan bahwa Konawe dengan predikat lumbung beras Sultra dalam waktu dekat akan menambah predikatnya sebagai kabupaten dengan penghasilan ternak sapinya atau penyedia daging sapi konsusmsi. “Sukses ini didasari dari program pemerintah pusat dan kerja sama pemda konawe dan polres konawe dalam melakukan sosialisasi stop menyembelihan sapi betina produktif.

Jumrin, menambahkan, kebarhasilan yang dicapai tahun ini tidak serta merta membuat dinas kesehatan hewan puas, maka dari itu keberhasilan yang dicapai tahun ini diharapkan akan lebih benyak lagi di tahun berikutnya. “Untuk itu tenaga penyuluh peternakan dalam hal ini penyuluh inseminasi sebisanya akan di tambah personilnya agar program ini bisa merata di semua kecamatan, tentu dengan harapan dan hasil yang lebih maksimal lagi ditahun berikut. 2017 ada peningkatan yang signifikan karena didukung oleh kegiatan Sapi Induk Wajib Bunting (Siwab). Panen pedet di Ahuloa ini hanya secara simbolis, seluruhnya ada 9066 ekor pedet yang lahir dan tersebar diseluruh kecamatan,” terangnya. (m4/b)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top