BERITA UTAMA

Pemkab Muna Beri Piagam–Apresiasi dan Pujian Untuk Kejari Muna

Disaksikan Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga, Bupati Muna LM Rusman Emba beri piagam penghargaan pada Kejaksaan Negeri Muna. FOTO: Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Kinerja Kejari Muna yang berhasil menyelamatkan kerugian negara akibat korupsi Alokasi Dana Desa di Muna, mendapat apresiasi tinggi dari pemkab Muna. Pasalnya, tidak sekedar menyelamatkan uang negara, tapi Kejari mengembalikan lebih dari satu miliar uang ke kas Pemkab Muna.

Atas kinerja tersebut, Bupati Muna LM Rusman Emba memberikan piagam penghargaan pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna. Penghargaan tersebut diberikan bertepatan peringatan hari anti korupsi internasional di aula Galampa Kontulalo, jalan Baypass kota Raha, Jumat (8/12).

Bupati Muna LM Rusman Emba memberikan apresiasi tinggi pada Kejari karena berhasil melawan korupsi. Sebabnya, Rusman menilai korupsi tak ubahnya kanker yang telah menggerogoti sendi-sendi kehidupan bangsa. Perlahan namun pasti, korupsi telah melemahkan bangsa. “Momentum (hari anti korupsi) ini setiap tahun kita peringati. Nilainya adalah menjadikan diri kita selalu mawas bahwa korupsi sangat berbahaya,” ucap bupati.

Pasangan Abdul Malik Ditu menyebut korupsi seperti teroris yang sangat berbahaya. “Jadi ada tiga hal di bangsa ini, di negeri ini atau di dunia ini yang berbahaya. Pertama korupsi, kedua narkoba, ketiga teroris. Kenapa dikatakan berbahaya? Karena itu merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ditempat yang sama, Kajari Muna Badrut Tamam, mengajak seluruh elemen agar menjadi bagian yang terintegrasi dan bersinergi dalam penegakkan hukum melalui agenda Nawacita dalam bidang hukum. “Sepanjang 2017, Kejari Muna telah melakukan penyelamatan keuang negara senilai Rp3,597 miliar. Penyelamatan uang negara tersebut sudah disetor ke kas negara dan kami juga telah menyetor pada kas Pemkab Muna,” terangnya.

Lanjut Badrut Tamam, mengutip kalimat mantan Kepala Kejaksaan Agung Baharuddin Lopa. “Banyak yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak teman yang sama-sama salah,”. “Berani menjadi benar meskipun sendirian,”. Ungkapan tersebut katanya, menginspirasi Kejari Muna untuk menghindari tindakan korupsi. “Saya rasa di Kabupaten Muna ini, Muna Barat dan Buton Utara saya yakin banyak yang bisa melakukan seperti ini. Tapi bukan yang pertama tapi kalimat kedua. Berani melakukan sesuatu, walaupun sendirian jika itu kebenaran. Jadi mulai saat ini marilah kita bersama-sama, kebenaranlah yang dibiasakan. Marilah kita bangun daerah tercinta ini, marilah kita kembangkan kreasi-kreasi yang ada didaerah ini, mendukung semua program-program yang telah digariskan oleh pimpinan kita yaitu bapak Bupati Rusman Emba,” tutupnya. (m1/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top