BERITA UTAMA

Polisi Wajib Netral

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Tidak hanya dikalangan ASN saja, namun netralitas dalam pilkada juga dituntut diterapkan oleh anggota Polri. Kapolres Kolaka AKBP Didik Supranoto mengatakan sudah sejak awal, istruksi di tubuh kepolisian tegas untuk tidak berpihak pada pasangan calon manapun di Pilkada. “Kalau netralitas di politik dalam pilkada nanti, kita sudah komitmen dari awal netral serta tidak ikut campur dalam politik,” ujarnya.

Komitmen tersebut dikatakan memang sudah menjadi aturan Polri yang tidak diperbolehkan untuk berpolitik praktis. Tugas Polri katanya, untuk memelihara Kamtibmas dan menegakkan Hukum. “Dari dulu hingga sekarang hal itu selalu kita ingatkan bahwa kami dan segenap anggota di jajaran kami, apapun ceritanya, siapapun yang akan menjadi bupati, wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, kita tetap menjadi anggota Polri yang wajib menjaga situasi keamanan masyarakat,” katanya.

Lanjut Didik jajaran dari awal sudah dihimbau untuk tetap menjaga netralitas dan keamanan selama musim tahapan pemilu berlangsung hingga selesai. “Selalu saya ingatkan kepada anggota sehingga mereka tidak perlu mencampuri masalah politik. Jika pemilu kada sukses maka kami turut bangga,” ungkapnya.

Jajaran kepolisian jelas aturan sanksi jika memang ada anggota yang melah ikut terlibat. “Itu sudah ada aturannya, kalau mereka melakukan pelanggaran, mereka akan disidang disiplin dan kalau berat tentu akan dilakukan kode etik. Kalau sudah kode etik bahkan bisa dipecat,” jelasnya. (hud/d)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top