METRO KOLAKA

Lurah Kowioha : Warga Tinggal Digubuk Miliki Keterbelakangan Mental

Foto Lurah Kowioha Rusman Sabona

KOLAKAPOS, Kolaka–Bio Pewowi (52) warga lingkungan IV kelurahan Kowioha, kecamatan Wundulako yang hidup sendirian di gubuk miliknya, ternyata memiliki riwayat keterbelakangan mental. Hal ini diungkapkan Lurah Kowioha Rusman Sabona saat ditemui media ini Sabtu (9/12)

Menurut Rusman, warga yang tinggal digubuk beralaskan tarpal seadanya yang berada di wilayahnya tidak memiliki data kependudukan yang tidak jelas dan memliki riwayat keterbelakangan mental. ” Dia (Bio Pewowi) sebenanya bukan warga kami sebab dia tinggalnya berpindah-pindah tidak menetap tergantung dengan kesenangan hatinya, bahkan saat dia datang tinggal kesini Bio tidak melapor ke pemerintah, sehingga kami tidak tahu persis keadaannya seperti apa nanti keluarganya yang datang melapor sehingga kami langsung cek kelapangan, ternyata benar Bio tinggal di kebun yang bukan miliknya dengan kondisinya yang memprihatinkan. Dan menurut informasi Bio sudah hampir setahun tinggal disini dan belum memiliki KTP. Selain itu pihak keluarganya mengatakan bahwa Bio memiliki keterbelakangan mental, sehingga dia lebih memilih untuk tinggal sendirian. Meskipun pihak keluarganya telah berupaya membujuk agar si Bio tidak lagi tinggal digubuk ” ungkapnya.

Meski demikian kata dia, pihaknya telah melakukan upaya-upaya dalam membantu warga tersebut dengan cara memberikan bantuan dan juga menguruskan status identitasnya, sebab secara aturan bantuan dari pihak pemerintah tidak akan turun jika identitasnya belum jelas. ” Kami sementara mengupayakan untuk menguruskan KTPnya sebab terkadang dia agak waras, tetapi terkadang dia eror lagi, jadi kami juga bingung menghadapinya. Namun Insyaallah tahun depan kita akan buatkan sebuah rumah yang layak huni sebab itu merupakan tanggungjawab kami selaku pemerintah untuk membantu” jelasnya.

Sebelumnya lanjut Rusman, Bio tinggal bersama sanak keluarganya, yang tak jauh dari gubuknya namun karena sering diperintah, sehingga Bio lebih memilih untuk hidup sendiri. ” Kata keluarganya siBio tidak mau disuruh-suruh untuk bekerja sehingga dia memilih untuk hidup sendiri. Bahkan Bio tidak tau mata uang yang diberikan kepada keluarga dan para tetangganya ” tutupnya. (k9/b)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top