BERITA UTAMA

Polisi Tikam Petani Hingga Tewas

Wasdin alias Polisi saat di amankan di Polres Kolaka.FOTO:Dadang/Kolaka Pos 

KOLAKAPOS, Kolaka–Meski bekerja sebagai helper excavator di perusahaan tambang, Wasdin (20), lebih dikenal dengan nama Polisi (20). Akhir pekan lalu, Polisi yang warga desa Ulukalo itu, diamankan angota Buser Polres Kolaka, setelah menikam Angga alias Edi (35) hingga tewas. Penikaman tersebut buntut dari dendam lama yang tersulut kembali saat pesta miras. Edi seharinya bekerja sebagai petani di desa Lana Kecamatan Wolo, Kolaka.

Penangkapan Wasdin bermula dari laporan keluarga korban ke Polsek Wolo yang diteruskan ke Polres Kolaka. Tidak menunggu lama, Satreskrim Polres Kolaka langsung Ke TKP dan mengamankan tersangka Polisi. Penangkapan Polisi dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP I Gede Pranata Wiguna.

I Gede mengungkapkan, sebelum menikam, Edi dan Polisi sempat duduk bersama dalam pesta Miras. Saat Miras mengambil alih keadaan, keduanya mulai terlibat pertengkaran karena persoalan beberapa waktu sebelumnya ketika Polisi memukul adik Edi pada sebuah pesta. “Akhirnya pelaku dan korban saling adu jotos di lokasi pesta minuman keras tersebut,” ucap I Gede.

Usai adu jotos, ternyata masalah belum rampung bagi Polisi. Ia berbalik ke rumahnya, mengambil Badik dan langsung menikam korban di bagian pundak serta dada sebelah kanan. Tikaman itu membuat Edi seketika tumbang bersimbah darah. “Saat ini barang bukti badik berhasil kita amankan. Pelaku sudah kita amankan juga di Mapolres Kolaka,” tambahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat (3) subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (hud/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top