KOLAKA TIMUR

Pemkab Koltim Komitmen Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan

Kepala bidang pemasaran BPJS ketenagakerjaan provinsi sultra didampingi kepala BPJS ketenagakerjaan Kolaka Bachtiar Asyhari menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS untuk Hororer kepada asisten bidang pemerintahan dan kesra ir Eko Santoso di dampingi kepala dinas transmigrasi dan tenaga kerja Koltim Drs. H. Udin. FOTO: Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur mendukung kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terutama bagi pegawai non-PNS atau honorer yang ada di kabupaten setempat supaya bisa mendapatkan manfaat terutama saat terjadi kecelakaan kerja. Pada (12/12) BPJS Ketenagakerjaan Kolaka melakukan rapat Koordinasi Kerja sama Operasional (KSO) bersama SKPD lingkup Pemda Kolaka Timur. Rapat dipimpin oleh Bupati Kolaka Timur dalam hal ini diwakili oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Eko Santoso.

Menurut Eko, kerjasama akan dilangsungkan sesuai dengan program kerja sebelumnya berangkat dari komitmen bersama pemda Kolaka Timur dan BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai tindak lanjut dari rencana kerja sama yang lebih intens kedepannya komitmen Pemerintah Daerah Kolaka Timur.

“Kita semua harus bekerja bersama secara maksimal, menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 24, ini sehingga seluruh pekerja di Kabupaten Kolaka Timur bisa bekerja dengan penuh rasa aman dan meningkatkan kesejahteraannya dengan jaminan terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” katanya .

Eko berjanji akan tetap berkomitmennya jika MOU yang telah dibahas sebelumnya akan segera di setujui oleh Bupati Kolaka, sehingga di tahun 2018 kita bersama-sama dapat bersinergi secara maksimal untuk akusisi peserta tenaga honorer lingkup Pemda, pekerja perusahaan, pekerja sektor jasa konstruksi atau proyek, maupun petani, disektor Informal.

Nursalam selaku perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sultra juga menambahkan bahwa salah satu “Stimulus” agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kedepannya bisa berjalan maksimal adalah bukti bahwa sejauh ini Pemda Kolaka Timur telah mendaftarkan 1.189 tenaga kerja honorernya lingkup pemda dan akan ditambahkan lagi sekitar 1000 pekerja yang terdiri dari komponen RSUD dan guru honorer.

“Kita semua mengharapkan bahwa kepesertaan khusus pekerja tenaga honorer ini tetap berlanjut dan di anggarkan iurannya melalui APBD 2018, apalagi iuran perbulannya tidak terlalu mahal, hanya diangka Rp.10.800 per orang dan itu sudah termasuk perlindungan jaminan Kecelakaan kerja serta Jaminan Kematian,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kolaka Timur H.Udin, mengatakan akan membuktikan komitmennya terkait penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan kedepannya akan berjalan secara maksimal dengan didukung regulasi yang kuat berupa Peraturan Daerah (Perda) tersendiri terkait BPJS Ketenagakerjaan yang sudah disetujui.

“Kita dinas Nakertas Koltim akan selalu mendukung BPJS ketenagakerjaan. Dengan masuk BPJS maka peserta akan terlindungi atas risiko kecelakaan kerja.Jika peserta atau pekerja mengalami kecelakaan maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan berupa seluruh biaya,” tuturnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Bachtiar Asyhari juga menjelaskan seluruh manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 program wajib, yaitu program Jaminan Kecelakaan kerja, Jaminan kematian, Jaminan hari Tua, dan Jaminan Pensiun, yang ke 4 program itu sekiranya dapat diikuti oleh pekerja perusahaan.

“Untuk dua program seperti Jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM) difokuskan untuk pekerja Honorer Non PNS, Pekerja Jasa Konstruksi , dan Pekerja Sektor Informal,” tambahnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top