METRO KOLAKA

Setiap Bulan Samsat Kolaka Setor 3 Miliar PAD

Kepala UPTB Samsat Kolaka Agus Salim

KOLAKAPOS, Kolaka — Sejak diberlakukan peraturan gubernur (Pergub) Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor 33 dan 34 tentang pembebasan pajak kendaraan bermotor dan pembebasan bea balik nama (BBN-KB) pada awal oktober kemarin, pengurusan surat-surat kendaraan melonjak derastis. Tak tanggung-tanggung Samsat Kolaka harus bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan optimal.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Sistim Administrasi Manuggal Satu Atap (UPTB Samsat) Kolaka Agus Salim mengaku sejak Pergub nomor 33 dan 34 diberlakukan volume kendaraan setiap harinya terus meningkat.
“Setiap hari sekitar 50 unit kendaraan yang masuk untuk melakukan pembayaran pajak. Jadi sebulan bisa mencapai sekitar 1000 unit kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat ” ungkapnya.

Menurutnya, dalam sebulan Samsat Kolaka bisa menyetorkan dana dari pajak kendaraan mencapai 3 miliar rupiah, sehingga pendapatan asli daerah (PAD) Kolaka dan juga provinsi terus meningkat.

“Setoran sebulan bisa mencapai 3 miliar rupiah lebih dan dana itu akan dibagi hasil dimana Pemda Kolaka akan mendapatkan 30 persen sisanya 70 persen diambil oleh provinsi. Jadi membayar pajak kendaraan merupakan kebaikan kita bersama dalam hal pembangunan didaerah kita. Untuk Kolaka merupakan urutan kedua penyetoran tertinggi pajak kendaraan yang ada di Sultra setelah kota Kendari” ujarnya.

Selain itu, kata Agus kesadaran masyarakat Kolaka dalam mengurus pajak kendaraan kebanyakan dari kalangan masyarakat menengah kebawah sebab kendaraan roda dua yang lebih mendominasi dalam pengurusan surat kendaraan bermotor.

“Kalau kita persentasekan motor lebih banyak mencapai 80 persen dan sisanya 20 persen mobil ” jelasnya.

Untuk itu melalui momen langka ini Agus menghimbau kepada seluruh masyarakat Kolaka yang memiliki kendaraan yang telah mati pajak agar memanfaatkan momen langka ini, sebab Pergub ini akan segera dicabut dan tidak akan berlaku lagi ditahun depan dan ditahun yang akan datang. Apalagi dalam melakukan pengurusan tidaklah sulit dan waktunya tidak terlalu lama terkadang hanya sehari saja bisa selesai tergantung dari jaringan.

“Momen ini harus dimanfaatkan sebab Pergub ini akan berakhir pada bulan ini.Ttidak menutup kemungkinan nanti puluhuhan tahun lagi akan kembali diberlakukan kebijakan pengampunan pajak ini,” tutupnya (K9/hud).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top