BERITA UTAMA

PKS Kalah Lagi, Fahri Hamzah Menang di Pengadilan Tinggi Jakpus

KOLAKAPOS, Jakarta–Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat (Jakpus) kembali memenangkan Fahri Hamzah pada gugatan yang dilayangkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), atas putusan Pengadilan Jakarta Selatan pada 14 Desember 2016 lalu, yang memenangkan Fahri Hamzah sebagai penggugat.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Fahri Hamzah, Mujahid A Latief kepada wartawan di ruang Pressrum, Gedung DPR RI, Kamis (14/12). Putusan penolakan gugatan terhadap Fahri Hamzah ini dikeluarkan hari ini, Kamis (14/12) tadi.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Desember 2016 kemarin memenangkan Fahri Hamzah dan memerintahkan kepada PKS, untuk tidak boleh menganggu posisi Fahri Hamzah sebagai anggota/kader PKS, Anggota DPR, Pimpinan DPR, hingga perkara tersebut mempunyai putusan yang berkekuatan hukum yang tetap (inkracht van gewijsde).
Tidak terima putusan tersebut, PKS di bawah kepemimpinan Muhammad Sohibul Imam kembali melayangkan banding.
Namun, langkah Sohibul Imam ini dianggap tidak menghormati putusan pengadilan sebagai keputusan tertinggi negara, untuk tidak mengganggu posisi Fahri Hamzah sampai perkara tersebut inkracht.
Dalam berbagai Sidang Paripurna, PKS beberapa kali melakukan intrupsi atas status Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR RI. Mujahid A Latif menyebut tindakan PKS yang terus menggerogoti posisi Fahri Hamzah adalah pembangkan hukum karena melanggar perintah pengadilan.
PKS juga beberapa kali melayangkan surat kembali ke Pimpinan DPR dan meminta agar surat pemberhentian Fahri Hamzah diproses. Padahal surat dimaksud telah dinyatakan oleh pengadilan batal demi hukum.
Dan itu adalah tindakan hukum yang sangat fatal, jika partai politik tidak lagi menghormati putusan pengadilan.
Selain itu, penolakan banding yang dikeluarkan oleh Pengadilan Jakarta Selatan juga mengeluarkan putusan yang berisi menguatkan, untuk sepenuhnya putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 14 Desember 2017 dan menghukum PKS membayar biaya perkara. (Aiy/Fajar)
Terkait Putusan Pengadilan Tinggi ini maka:
1. Pengadilan menyatakan pemecatan Fahri Hamzah sebagai anggota PKS, anggota DPR dan Pimpinan DPR RI batal demi hukum.
2. Pengadilan memerintahkan kepada PKS utk mencabut putusan pemecatan Fahri Hamzah sebagai anggota PKS, Anggota DPR dan Pimpinan DPR.
3. Pengadilan menyatakan posisi Fahri Hamzah Sah sebagai Anggota PKS, Anggota DPR dan Pimpinan DPR.
4. Pengadilan Menghukum BPDO, Majlis Tahkim, dan Saudara Muhammad Sohibul Iman sebagai Presiden PKS untuk membayar kerugian inmateril secara tanggung renteng sebesar Rp 30 M.
5. Pengadilan memerintahkan BPDO, Majlis Tahkim dan Saudara Muhammad Sohibul Iman sebagai Presiden PKS untuk merehabilitasi harkat martabat dan kedudukan Fahri Hamzah seperti semula. (p2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top