METRO KOLAKA

Dinas Bunak Kolaka Bagikan 63 Ekor Kambing

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Dinas Perkebunan dan Peternakan (Bunak) Kolaka November lalau menyerahkan bantuan kambing kepada petani kakao di kelurahan Lalombaa. Bantuan 63 ekor bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2017.

Kepala Dinas Bunak H. Muh. Bachrun Hanise melalui Kepala Bidang Peternakan Ansar mengatakan bantuan yang diberikan kepada petani di kampung kakao Lalomba mempunyai tujuan program integrasi ternak ternahap tanaman Kakao. Dalam perjalananya natinya kambing akan menjadi sumber pupuk organik yang di butuhkan tanaman kakao. Sedangkan limbah dari tanaman kakao akan menjadi makanan kambing tersebut.

“Kotoran kambing, akan menjadi pupuk organik yang baik untuk kakao. Sedangkan kulit kakao dan limbah daun kakao hasil pemangkasan tanaman kakao akan menjadi pakan kambing,” ujarnya.

Saat di tanya kenapa bantuan kambing hanya di berikan kepada petani kakao,Ansar mengatakan untuk 2018 nanti Dinas Bunak akan fokus pada pengembangan integrasi ternak pada kebun kakao. Selain itu jika bantuan terpusat pemerintah mudah untuk malakukan pengawasan kepada ternak. Petani yang mendapat bantuan ternak akan selalau diawasi dalam melakukan pemeliharaan ternak tersebut.

“Kalau ada ternak bantuan yang sakit, maka kita mudah untuk melakukan perawatan. Diharapkan juga penerima ternak tersebut bisa mengembangkan ternaknya,” tambahnya.

Menurut Ansar dari 63 kambing yang dipelihara oleh petani kakao di sekitar kampung coklat 13 ekor jenis kambing etawa murni. 13 ekor kambing ini akan mendapat perawatan khusus, pasalnya nantinya kambing ini akan di manfaatkan susunya kemudian akan di oleh dengan kakao. Sedangkan untuk 50 ekor lainya adalah kambing jenis etawa pedaging yang akan di kembangkan untuk kebutuhan ekonomi masyarakat nantinya.

“Setiap petani mendapat jumlah yang berfariasi ada yang lima ekor, ada yang tujuh ekor tergantung kesanggupan petani itu sendiri. Untuk kendala sampai saat ini tidak ada, karena jaminan pakan di sekitar kampung coklat masih melimpah,” tuturnya.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top