BERITA UTAMA

Pensiunan Ikut Dilantik pada Mutasi Eselon III dan IV di Muna

Bupati Muna LM Rusman Emba saat mengukuhkan ribuan ASN eselon III dan eselon IV pada Selasa malam (12/12) lalu. FOTO: Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha– Sekitar 1300-an Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Muna yang berada pada posisi eselon III dan eselon IV sudah dikukuhkan oleh Bupati Muna LM Rusman Emba guna menduduki jabatan baru mereka pada posisi camat, kepala sekolah, kepala bidang, sekretaris dinas, kepala seksi kelurahan, sekretaris kecamatan hingga kepala kelurahan. Namun anehnya, pengukuhan yang disertai mutasi jabatan yang digelar di aula Galampa Kontulalo jalan Bypas Kota Raha Selasa malam (12/12) lalu itu, terselip beberapa nama ASN yang sudah pensiun serta ada pula nama ASN yang sudah tidak berdinas di Pemkab Muna. Diantara nama-nama ASN tersebut yakni guru SMPN 1 Parigi Laode Nasia dan ASN Pemkab Muna Barat Muh Tahir. Hal ini diungkap oleh ASN Pemda Muna yang enggan dikorankan namanya

Menurutnya, Laode Nasia sebelumnya berprofesi sebagai guru biasa di SMPN 1 Parigi. Namun, pada malam pengukuhan jabatan, nama Laode Nasia ikut dilantik sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap (Satap) Parigi. “SK pensiunnya pak Laode Nasia ini sudah keluar. Tapi kenapa namanya masuk dalam daftar yang dikukuhkan sebagai kepala sekolah,” ucap ASN ini pada awak media pekan lalu sembari terheran-heran

Tidak hanya itu, Muh Tahir kata dia, saat ini Muh Tahir sudah tercatat sebagai ASN di Sekertariat Daerah Muna Barat. Namun anehnya namanya juga masuk dan dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Seksi disalah satu kantor birokrasi Pemkab Muna. “Muh Tahir, dia sudah lama pindah ke Muna Barat, tapi masih dilantik menjadi Kepala Seksi disalah satu OPD,” ungkapnya.

Olehnya itu, Ia berharap persoalan tersebut dapat segera dikrarifikasi oleh Kepala BKD Muna La Kusa dan Kabid Mutasi dan Informasi Laode Syahrullah. Sebab ia beranggapan merekalah yang berkompeten untuk menjelaskan carut marut pemutasian yang disertai pelantikan ribuan eselon III dan eselon IV pada malam itu. “Bidang Mutasi BKD yang mencatat, maka mereka harus klarifikasi ini,” katanya

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna Asar Dulu saat dikonfirmasi via celuler terkait nama guru yang sudah pensiun tersebut yang kembali ikut dilantik menjadi kepala sekolah di SMPN Satap Parigi, Asar Dulu mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya belum mengetahui hal tersebut. Alasannya, daftar nama-nama Kepala sekolah yang dilantik berserta para ASN eselon III dan eselon IV lainya itu, daftar nama-nama mereka belum diserahkan oleh BKD Muna ke dirinya. “Kita sudah berusaha untuk mencari nama-nama yang dimutasi pada malam itu. Supaya kita bisa lakukan evaluasi, tapi kita juga belum lihat karena Kabid Mutasi dan Informasi Laode Syahrullah masih berada di Makassar,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKD Muna La Kusa dikonfirmasi via celuler mengatakan, usulan nama-nama kepala sekolah yang dilantik malam itu merupakan usulan yang masuk di BKD Muna sejak Januari lalu. “Kami lihat kembali secara menyeluruh dan kita rumuskan bersama dengan kepala Dinas Pendidikan sebagai pemakai,” katanya Minggu (17/12).

La Kusa belum dapat memastikan ada kesalahan pada dalam pelantikan saat itu, sebab saat ini dia belum punya data. “Saya tidak pegang datanya,” kilahnya.

Dilain pihak, Kepala Bidang Mutasi dan informasi La Ode Syahrullah mengatakan pihaknya akan kembali melakukan kroscek prihal ada tidaknya kesalahan pada saat pelantikan para eselon III dan eselon IV pada saat itu. “Kalau terjadi maka dihapus. Karena dalam bunyi SK, jika ada kekeliruan bisa dihapus dari data,”tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top