METRO KOLAKA

Warga Kolaka Latihan Memanah di Stadion Gelora Kolaka

Kaum hawa saat berlatih memanah

KOLAKAPOS, Kolaka–Ketenangan, Kesabaran, Kekuatan serta fokus pada sasaran target, adalah hal penting yang harus dimiliki ketika belajar olahraga panahan. Hal itulah yang diajarkan pada siapa saja yang ingin belajar olah raga yang satu ini di Mekongga Archery Club Kolaka Sulawesi Tenggara.

Klub yang beranggotakan sekitar 50 orang ini sudah lama membuka kelas pengenalan olahraga panahan di Kolaka tanpa mengenal batas usia dan jenis kelamin. Mulai dari anak-anak, orang dewasa, bahkan untuk wanita pun, klub ini menyediakan ruang dan tempat berlatih.

“Kuncinya memang tenang, sabar, kekuatan dan fokus, semua dipadukan dalam olahraga ini,” papar Anang, Pelatih Panahan mekongga Archery Club yang ditemui di tempat latihan di Stadion Gelora Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Minggu (17/12).

Anang menjelaskan sudah lebih dua tahun ini melatih siapa saja yang ingin belajar olaraga panahan di tempatnya, termasuk bagi mereka yang belum memilki alat olahraga itu. “Sudah dua tahun lebih, kita terbuka kepada siapa saja, yang penting mau latihan, bagi yang belum punya alt, kita pinjamkan dulu ditempat dari alat yang kita punya,” tuturnya.

Ditempat latihannya itu, Anang menyebutkan para peserta akan dikenalkan mengenai peralatan, teori hingga prakteknya langsung di lapangan.
Dan menariknya ditempat latihanya itu, tidak biaya alias gratis, kecuali bagi mereka yang akan masuk anggota Club.

“Kita buka seminggu sekali, setiap hari minggu, dan Gratis, hanya saja untuk biaya administrasi kita bebankan pada anggota club itupun hanya biaya administrasi saja untuk menyediakan papan target dan keperluan lainnya,” ujarnya.

Ditempat latihannya itu pula, Anang membina sejumlah anak-anak untuk berlatih olahraga memanah dengan menyediakan peralatan khusus untuk mereka. “untuk anak-anak kita juga siapkan arenanya, kita pandu mereka, termasuk peralatannya, ada yang kita buat sendiri khusus dari pipa paralon untuk anak-anak mulai dari tiga tahun hingga 12 tahun,” ungkapnya.

Dari pantauan ditempat latihan ini, beberapa ibu-ibu dan kaum hawa juga antusias mengikuti sesi latihan memanah meski memakai pakaian muslimah.

“Jadi ada tiga tempat latihan, khusus kaum hawa juga ada, kaum pria ada, dan anak-anak juga, terpisah papan targetnya,” terangnya.

Anang juga menjelaskan, tujuan didirikannya klub dan latihan panahan tersebut adalah untuk memasyarakatkan olahraga panahan yang masih belum banyak di kenal di masyarakat luas, khususnya di Kolaka.”Ini kan juga olahraga dan juga bisa prestasi, jadi kami memang ingin mengenalkan dan memsayarakatkan olahraga ini, sebab kalau di Kolaka ini masih terbilang ekstrim dan belum terkenal, padahal olaraga ini juga sudah ada sejak dulu,” terangnya.

Diakuinya pula, olaraga ini termasuk olaraga yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi sehingga tak heran jika olahraga ini tidak terlalu memasayarakat. “Memang peralatannya cukup mahal, dan sangat jarang kita temui di toko olahraga, satu set saja untuk alat memanah pabrikan itu harganya untuk yang paling murah dikisaran 1,5 jutaan, dan memang itu salah satu kendala berkembanganya olahraga ini,” ungkapnya.

Dia berharap ke depan, pemerintah setempat dapat memberikan perhatian kepada olahraga ini agar dapat berkembang dan melahirkan atlet-atlet yang bisa berprestasi.
Ditempat yang sama , salah satu peserta anak-anak menyatakan rasa senangnya bisa mengenal olarga panahan tersebut. “Sudah lama, ikut sama ibu, senang, banyak teman dan bisa main panah,” tutur Bunga, salah satu peserta anak-anak yang masih berumur 6 tahun. (cr4/hud)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top