BERITA UTAMA

Bombana Tafdil : Jaga dan Lestarikan Budaya Lokal

Bupati Bombana H. Tafdil

HUT Bombana, Bupati Kenakan Pakaian Adat

KOLAKAPOS, Rumbia — Ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya,bila upacara hari jadi Bombana, para pejabat pada umumnya menggunakan pakaian formal berupa jas atau batik, namun tahun ini,bupati pejabat eselon II dan III serta tamu undangan lainnya menggunakan pakaian adat Moronene suku Asli Kabupaten Bombana.

Usai upacara HUT Bombana yang ke 14,di sela waktunya saat ditemui oleh awak media Bupati Bombana H.Tafdil mengatakan ini merupakan langkah pemda dalam memperkuat kearifan lokal yang ada di daerah Bombana. Hal ini diatur dalam visi misi daerah untuk melanjutkan pemantapan budaya masyarakat Bombana
Ia juga menambahkan, Presiden RI Joko Widodo juga mengintruksikan pada setiap Kepala Daerah untuk selalu memajukan budaya-budaya local.

“Momen HUT Bombana ini tidak terlepas dari sejarah Kerajaan Moronene,jadi kita harus menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang kita miliki ini,”ujarnya.

Kata Bupati Bombana dua periode itu, untuk mempertahankan kearifan lokal adat Moronene dirinya akan melakukan beberapa langkah strategis yakni sayembara untuk menentukan tipikal rumah adat Moronene yang dapat menjadi simbol daerah,dan akan ditempatkan di pusat kerajaan yakni kelurahan Toubonto Kecamatan Rarowatu, pelaksanaan sayembara itu direncanakan tahun 2018.

“Jadi yang punya pemahaman tentang rumah adat baik dari Kabaena Rumbia dan Poleang,ikut sayembara untuk didiskusikan dengan tujuan mendapatkan satu kesepakatan bahwa rumah adat Moronene cuma satu,dan saya mau bikin rumah adat Moronene yang kokoh biar setiap generasi kita di Bombana tau bahwa kita punya rumah adat yang menjadi simbol daerah,”ujarnya.

Juri pada sayembara ini berasal dari Akademisi, pakar budaya,tokoh adat dan lainnya,program tersebut akan melekat pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitban).

Namun tidak itu saja dirinya bersama SKPD terkait sedang merumuskan formula untuk menjadikan bahasa Moronene masuk dalam muatan lokal di sekolah-sekolah yang di rencanakan di tahun 2019,”Saat ini kita lagi menyusun bahannya berupa kamus bahasa Moronene dan mempersiapkan tenaga pengajar,”ungkapnya.

Sementara itu,Raja Poleang Muhammad Mokole Pataniali Sangat mengapresiasikan pemda Bombana dalam hal ini Bupati dan Wakil dalam mengimplementasikan salah satu visi misi daerah,Contohnya mementum Hut Bombana semua pejabat daerah memakai pakaian adat Suku Moronene,”Kami berharap mementum apa saja, pemda selalu mengagendakan sentuhan adat budaya,”harapnya (k6/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top