METRO KOLAKA

Warga Koltim Setubuhi Adik Ipar Hingga Hamil

Tersangka (menggunakan Masker) Saat berada di Polres Kolaka. Foto : Dadang Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Seorang pria nekat menyetubuhi adik iparnya inisial R hingga hamil 7 bulan. Pelaku inisial A (33) adalah warga desa Iwoimea jaya kecamatan Aere kabupaten Kolaka Timur. Pelaku A yang sempat buron tiga bulan saat ini telah mendekam di jeruji besi Polres Kolaka.

Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP I Gede Pranata Wiguna melalui Kaur Bin Ops Reskrim Kolaka, Ipda Muh. Saleng mengatakan, pemerkosaan tersebut terjadi pada April lalu di sebuah kebun Kakao di Desa Iwoimea Jaya, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur. Kronilogisnya korban diajak ke kebun oleh tersangka.

“Saat tiba di kebun, pelaku mengancam akan membunuh jika tidak melayani hubungan badan. Saat itu pelaku sampat menolak namun apa daya pelaku dengan paksa memlakukan perbuatan tidak senonoh kepada korban,” ungkapnya.

Karena perbuatan tersangka pihak keluarga korban merasa keberatan dan melaporkan masalah ini di Polsek di Kolaka Timur. Namun karena di Kolaka Timur tidak mempunyai Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA). Masalah tersebut di tindaklanjuti di Polres Kolaka. Keluarga korban baru melaporkan kejadian tersebut, setelah korban diketahui hamil.

“Jadi tersangka kami amankan berdasarkan LP/257/XI/2017/Sultra/Res.Kolaka tanggal 9 November 2017. Korban baru melapor karena dia baru tahu bahwa dirinya hamil tujuh bulan. Adapun tersangka kami sudah amankan. Atas perbuatannya ia dapat dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun,” katanya

Sementara itu, A membantah jika dirinya di tuduhan melakukan pemerkosaan kepada adik iparnya. Menurutnya, dirinya tidak pernah melakukan pencabulan terhadap R.

“Saya tidak pernah melakukan pencabulan itu. Saya juga tidak pernah mengajak R ke kebun. Walaupun saya dibunuh, saya tidak akan mengaku karena saya memang tidak pernah melakukan perbuatan itu,” ujar pel;aku di hadapan Polisi.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top