KOLAKA TIMUR

Penyuluh Pertanian di Koltim Harus Lebih Kreatif

Bupati Koltim H. Tony Herbiansyah saat memberikan sambutan dalam kegiatan Forum Koordinasi Penyuluh Pertanian Se-Koltim, di Aula Kantor Bupati Koltim. FOTO: Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta — Sebagai ujung tombak terwujudnya visi-misi Pemkab Kolaka Timur dibidang agrobisnis. Bupati Koltim Tony Herbiansyah mengimbau kepada semua penyuluh pertanian, agar terus meningkatkan profesionalisme dalam membantu para petani meningkatkan hasil pertaniannya. Hal ini ditegaskan Tony Herbiansyah saat menghadiri forum koordinasi penyuluh pertanian se-Koltim, yang dihadiri jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Koltim dan seluruh penyuluh pertanian di aula kantor bupati Koltim, Selasa (19/12).

“Mati hidupnya visi-misi Pemda Koltim terletak dari saudara-saudara sekalian (penyuluh pertanian, red). Kalianlah yang harus berkreatif, berinovatif dan mengimplementasikan dari pada visi-misi bupati, dalam mewujudkan daerah agrobisnis yang handal dan berdaya saing,” pinta Tony Herbiansyah dalam sambutannya.

Menurut Tony, saat ini peningkatan pendapatan masyarakat Koltim 80 persen berasal dari pertanian dan perkebunan, berarti jika ingin meningkatkan pendapatan masyarakat perkuat pertanian.

“Pertanian tidak boleh ada kendala cuman karena kekurangan penyuluh, olehnya itu kalau memang ada kendala terkait penyuluh cepat dilaporkan. Tahun depan tenaga penyuluh terus ditambah, agar dapat memenuhi kebutuhan penyuluh di desa-desa,” jelasnya.

Untuk itu kata Tony, melalui forum ini diharapkan para penyuluh lebih membuka wawasan saling berkoordinasi, bertukar informasi dengan sesama penyuluh dan instansi atau stakeholder terkait. Selain itu, terus berkreasi dibidangnya serta berorientasi pelayanan.

“Untuk penyuluh saya minta melalui forum ini, agar saling tukar menukar ilmu dan pengalaman agar supaya keberhasilan disuatu tempat bisa juga diterapkan di tempat lain, apalagi Koltim struktur tanahnya hampir sama,” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Koltim Lasky Paemba mengatakan, saat ini jumlah penyuluh di Koltim masih kurang, sebab jumlah penyuluh saat ini berjumlah 62 orang terdiri dari penyuluh PNS sebanyak 42 orang dan tenaga harian lepas (THL) berjumlah 20 orang, yang tersebar di 117 desa dan 16 kelurahan.

“Jadi kita masih kekurangan 71 penyuluh, dari rasio jumlah desa yang terdapat di Koltim. Namun daripada itu suksesnya pembangunan pertanian suatu wilayah bukan diukur semata dari besarnya jumlah tenaga, namun bagaimana penyuluh tersebut meningkatkan prestasi, kualitas SDM, terlebih kinerja dan kesungguhan dalam bekerja. Meski kami masih kekurangan tenaga penyuluh, namun keberhasilan peran penyuluh saat ini dalam mendampingi usaha tani menunjukan peningkatan yang signifikan,” katanya.

Lebih lanjut Lasky mengungkapkan, tahun depan akan tetap menambah jumlah tenaga penyuluh. “Insya Allah tahun depan kita akan merekrut tenaga penyuluh agar dapat memenuhi kebutuhan penyuluh, sehingga kedepan harapan kita dapat mewujudkan visi-misi bapak bupati seperti apa yang kita harapkan bersama,” harapnya. (k9/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top