KOTA KENDARI

UMK Kendari dan Kolaka, Lebih Tinggi Ditetapkan Provinsi

Kadis Disnakertrans Sultra Saemu Alwi

KOLAKAPOS, Kendari — Usai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) secara nasional pada bulan November 2018 lalu, ternyata ada dua daerah yang upah minimum kabupaten/kotanya (UMK) lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh provinsi.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra, Saemu Alwi kedua daerah yang UMKnya lebih tinggi tersebut adalah Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka.

“Mereka memiliki UMK yang lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh provinsi,” kata mantan asisten II Setda Sultra ini. Selasa (19/12).

Dimana kata dia, untuk kenaikan UMP di Sultra mencapai 8,71 persen yang artinya dari Rp 2.000.262 pada 2018 mendatang menjadi Rp 2.177.053.

“Kalau Kolaka dan Kendari, soal nominalnya saya lupa ya, tetapi dia lebih tinggi sedikit dibanding UMP provinsi. Pokokya bedanya tipis sekali,” terangnya.

Dikatakan UMK kedua daerah tersebut berbeda dengan 15 Kabupaten/kota di Sultra tersebut dikarenakan mereka telah memiliki Dewan Pengupahan selaku pihak yang berwenang untuk menentukan besaran pengupahan. Sehingga kedua derah tersebut harus mengikuti UMK yang ditetapkan sendiri oleh Dewan Pengupahan tersebut.

Daerah yang tidak punya Dewan Pengupahan otomatis mengikut ke UMP provinsi. Jadi 15 kabuapaten/kota ini UMP mengikut ke provinisi,” tandasnya (k1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top