BERITA UTAMA

Indonesia Kini Swasembada Jagung

Mentan RI Amran Sulaiman Di dampingi Gubernur Sultra Saleh Lasata, Aster Kasad Mayor TNI Supartodi, Kasdam Hasanudin Brigjen TNI Budi Sulistijo, dan Bupati Koltim H Tony Herbiansyah Saat Akan Melakukan Panen Jagung Di Desa Pomburea kecamatan Lambandia.FOTO:Neno/Kolakapos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Menteri Pertanian Amran Sulaeman, melakukan panen raya jagung dan lada di Lambandia, Kolaka Timur. Tidak sekedar panen, menteri Amran juga memberikan bantuan pertanian. Mentan bersama rombongan yang mengunakan helikopter, tiba pukul 10:00 wita, disambut bupati Koltim Tony Herbiansyah dan pejabat Muspida, yakni Dandim 143 Haluoleo, Wakapolda Sultra, Dandim 1412 Kolaka, dan Kapolres Kolaka.

Amran dalam sambutannya mengatakan, saat ini Indonesia sudah swasembada jagung. Setelah puluhan tahun Indonesia mengandalkan impor, saat ini Indonesia sudah dapat melakukan ekspor jagung. ” Kita sudah tunjukan kepada dunia bahwa kita bisa memberikan pakan untuk jagung tanpa harus mengimpor bahkan kita sudah mengekspor. Prestasi ini tak lepas dari semua dukungan baik itu pemerintah, TNI-Polri maupun anggota penyuluh yang selalu memberikan bimbingan kepada petani,” ungkapnya, Rabu (27/12).

Menurutnya, kesejahteraan petani merupakan kewajiban yang harus diperhatikan oleh pemerintah, sehingga tak lagi petani yang mengeluh akibat kurangnya bantuan. “Kami ingin petani sejahtera, kalau petani sejahtera itu adalah kebanggan kita semua,” akunya.

Olehnya itu, Amran meminta kepada pihak Bulog agar penurunan harga jagung dapat distabilkan. Sebab saat ini harga jual petani menurun hingga 20 persen dari harga normal. “Dengan adanya penurunan harga saya minta kepada Bulog agar membeli hasil jagung petani dengan harga 3.150 rupah perkilonya sesuai kadar airnya 15 persen, ini sesuai dengan perintah bapak presiden. Kami akan laporkan hasilnya nanti kepada presiden,” tegasnya.

Turut bersama Menteri Amran saat itu terlihat Asisten teritorial (Aster) kepala staf angkatan darat (Kasad) Mayjen TNI Supartodi, adik kanWakil Presiden Jusuf Kalla, Fatimah Kalla, Kasdam Hasanudin Brigjen TNI Budi Sulistijono, dan Plt Gubernur Sultra H Saleh Lasata.

Sementara itu bupati Koltim, Tony Herbiansyah mengaku kedatangan Menteri Pertanian memberikan angin segar dan sprit bagi Pemkab Koltim dan para petani. Apalagi ungkapnya, dengan banyaknya kebijakan berupa bantuan alat pertanian yang diberikan selama ini, turut menjadikan hasil panen meningkat dan semakin menambah wawasan petani dalam melakukan pengolahan lahan secara moderen. “Kami ucapakan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh pak menteri dan kami berharap bahwa dengan adanya kebijakan, kedepan petani kami semakin handal,” harapnya.

Untuk diketahui jumlah bantuan yang diberikan Mentan-RI kepada pemda Koltim saat melakukan kunjungan kerja berupa 1 unit excavator, 30 unit kendaraan roda dua, pompa air 50 unit, alat tanam 18 unit, irigasi atau cetak sawah 800 hektar, pemberian bibit padi Jarwo dan pupuknya, serta bibit jagung 10.000 hektar. (k9/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top