BERITA UTAMA

Safei Berharap Puskesmas Berikan Pelayanan Terbaik

Bupati Kolaka H.Ahmad safei saat menandatangani prasasti Puskesmas Pomalaa. FOTO: Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Bupati Kolaka H.Ahmad Safei meresmikan gedung baru Puskesmas Pomalaa yang telah tuntas dibangun pada Rabu (27/12). Peresmian puskesmas tersebut juga disaksikan Wakil Bupati Kolaka H. Muhammad Jayadin, Wakil Ketua PKK Ende Jayadin, serta pimpinan SKPD dan Muspida di Kabupaten Kolaka serta masyarakat kecamatan Pomalaa.

Bupati Kolaka, H.Ahmad Safei mengungkapkan, pembangunan Puskesmas Pomalaa menghabiskan anggaran sekitar Rp 4,4 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBN. Untuk itu, ia meminta kepada Puskemas agar bisa merawat dan memberikan pelayanan yang baik kepada pasien sehingga masyarakat yang datang berobat dapat merasakan kenyamanan.

“Saya berpesan kepada kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Puskesmas yang ada di Pomalaa ini juga kalau tidak ada halangan akan dinaikkan statusnya menjadi puskesmas rawat inap pada 2018 nanti,” katanya.

Lanjut Safei untuk fasilitas kesehatan yang ada di Pomalaa ini akan selalu diperbaiki. Dan Safei juga tidak akan hanya memperhatikan kecamatan Pomalaa saja. Bahkan ada beberapa puskesmas di Kolaka yang puskesmasnya ada dua unit satu kecamatan.

“Puskesmas yang pemerintah adakan itu bukan rehab, namun semuanya bangun baru. Misalkan di kecamatan Latambaga ada Puskesmas Mangolo dan Sea, kemudain di kecamatan Watubangga ada di ibukota kecamatan ada namun pemerintah kembali membangun di desa Kukutio. Bahkan pemerintah telah meningkatkan status beberapa Puskesmas yang rawat jalan menjadi puskesmas rawat inap. Itu salah satu bentuk komitmen pemerintah Kolaka untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Mengapa pemerintah Kolaka banyak meningkatkan status puskesmas, karena beberapa tahun lalau telah terjadi kejadian luar biasa yang mengakibatkan membludaknya pasien di rumah sakit umum Kolaka. Padahal sesungguhnya keilmuan dokter yang ada di Puskesmas dan di rumahsakit itu mempunyai ilmu yang sama. Karena itu pemerintah Kolaka merubah beberapa Puskesmas rawat jalan mejadi rawat inap. Tujuanya adalah agar masyarakat bisa lebih dekat dalam melakukan proses pengobatan.

“Kalau Puskesmasnya bisa merawat inap, dana tambahan untuk pembesuk juga berkurang. Sehingga masyarakat yang sakit juga cepat sembuh dan keluarga yang menjenguk juga lebih dekat untuk melakukan kunjungan,” tambahnya.

Semantara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Harun Masirri mengatakan, Puskesmas Pomalaa yang baru dibangun tersebut merupakan satu-satunya puskesmas di Kolaka yang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014. Dimana pembangunan puskesmas tersebut telah dilengkapi dengan ruang rawat inap, perumahan paramedis serta instalasi pengolahan limbah, termasuk limbah rumah tangga.

“Puskesmas Pomalaa telah selesai, dan lengkap. Setelah pemidahan semua peralatan yang ada di Puskesmas lama, maka Puskesmas baru akan segera memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya berharap semua petugas kessehatan di puskesmas Pomalaa bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan harapan bupati Kolaka,” ujarnya.(hud)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top