METRO KOLAKA

Antam Cerdas Resmi Launching

KOLAKAPOS, Kolaka — General Manager (GM) PT Antam UBPN Sultra Tri Hartono, telah resmi melakukan Launcing program Antam Cerdas 2017. Program Antam cerdas mempunyai sasaran siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Mengah Atas (SMA). Dalam peresmian tersebut turut hadir Bupati Kolaka H.Ahmad Safei, kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Sal Amansyah, anggota DPRD Kolaka.

Dalam sambutanya Tri mengatakan Antam Cerdas adalah progran Antam yang bekerjasama dengan Pos Keadilan dan Peduli Umat (PKPU) merupakan lembaga kemanusian yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat. Setelah melakukan beberapa proses asesmen Antam menentukan sekitar 306 yang akan diberikan bantuan beasisiwa yaitu SD 180 anak, SMP 72 anak, SMA 54 anak.

“Program ini direncanakan selama satu tahun, ini tahun pertama yang di launcing dan diharapkan bisa berlanjut di tahun berikutnya. Beasiswa ini diharapkan bisa menjadikan siswa lebih mandiri. Untuk sumber bantuan beasiswa ini berasal dari Community Social Responsibility (CSR) Antam,” katanya

Menurut Tri anak yang menerima bantuan ini akan di evaluasi di tahun berikutnya, apakan masih bisa di teruskan atau di berhentikan. Program ini menyasar siswa-siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Setelah dilakukan penilaian oleh Antam dan PKPU, diputuskan 306 lebih nama penerima bantuan beasiswa tersebut.

“Saya bia berharap, beasiswa ini dapat menumbuhkan inisiatif siswa penerima untuk hidup mandiri agar mengurangi beban orang tuanya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan di wilayah kecamatan Pomalaa,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Kolaka H. Ahmad Safei yang juga hadir di acara itu mengapresiasi program Antam Cerdas tersebut. Safei juga meninginkan agar semua bantuan di sektor pendidikan yang disalurkan oleh PT.Antam dapat disinergikan dengan program-program pemerintah lainnya, agar sebaran penerimanya tidak tumpang tindih dengan bantuan beasiswa milik pemerintah.

“Sebab saat ini sudah banyak program beasiswa dari pemerintah. Ada KIP, ada juga beasiswa dari Dinas Sosial dan lainnya. Ini harus disinergikan agar penyalurannya merata,” terang Safei.

Selain itu, dia juga meminta kesadaran masyarakat untuk mengutamakan warga yang berasal dari keluar tidak mampu sebagai penerima manfaat beasiswa. Sehingga layanan pendidikan betul-betul dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Kehadiran Antam untuk membantu pembangunan masyarakat, bukan hanya di kecamatan Pomalaa, tapi di seluruh Indonesia. Untuk itu, operasional perusahaan itu harus mendapat dukungan yang positif dari semua stakeholder di Kolaka, utamanya masyarakat di Pomalaa,” tambahnya.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top