KONAWE SELATAN

77 Persen Kasus di Konsel Berhasil Diselesaikan

Kapolres Konsel saat menggelar konfrensi pers bersama media di gedung aula polres konsel. FOTO: Sapruddin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo — Upaya Polres Konawe Selatan dalam menyelesaikan kasus yang terjadi berbuah manis. Terbukti, Kepolisian Resort (Polres) Konawe Selatan (Konsel) merilis dalam penanganan kasus tahun 2017 mengalami peningkatan yakni 77 persen, sementara tahun sebelumnya hanya 70 persen. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Konsel AKBP Hamka Mappaita.

Dikatakannya, tahun 2017 secara umum, situasi wilayah hukum Polres Konsel sangat kondusif. Hal ini diakibatkan tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi. Sehingga Polres Konsel tidak susah dalam menangani permasalahan di Konsel.

“Untuk penanganan kasus gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), di 2016 dengan tahun 2017 mengalami peningkatan. Dimana tindak pidana yang dilaporkan di Tahun 2016 sebanyak 325 kasus, sedangkan 2017 sebanyak 342 kasus,” rincinya.

Lanjutnya, mantan Kasat Lantas Polrestabes Makassar ini memaparkan untuk penyelesaian kasus 2017, dari 342 kasus 77 persen berhasil diselesaikan, sementara di Tahun 2016 penyelesaian kasus hanya 70 persen. Ada peningkatan 7 persen.

“Sisa tunggakan kasus, masih 23 persen lagi, diantaranya adalah kasus-kasus pencurian kecil, dimana sampai saat ini kami masih berupaya untuk mengungkapnya. Ini menjadi PR kami, mudah-mudahan di Tahun 2018 kasus-kasus tersebut sudah tuntas,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk keamanan dan keselamatan berlalu lintas, di Tahun 2016 tercatat terjadi 133 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 27 orang. Sementara di Tahun 2017 terjadi penurunan hampir seperdua, yakni hanya 87 kasus kecelakaan dan korbannya 21 orang meninggal dunia.

“Kita target di Tahun 2018 kasus kecelakaan bisa kita tekan. Hal ini sudah saya koordinasikan kepada Kasat Lantas untuk selalu berkomunikasi dengan semua stakeholder secara maksimal, baik itu secara edukasi, pencegahan maupun penindakan pelanggaran kasatmata yang rawan menimbulkan kecelakaan lalulintas untuk terus dilaksanakan,” jelasnya.

Menurutnya, angka 7 persen itu adalah prestasi yang membanggakan, selain itu juga disebabkan keaktifan personil kepolisian, serta bentuk aktualisasi pelaksanaan penindakan pelanggaran yang dilakukan oleh personil lalulintas yang bertugas dilapangan. Dan ini akan terus dipertahankan.

“Prestasi ini akan terus kita pertahanakan, dan tidak boleh berhenti sampai disini saja, insyaallah setiap tahunnya keberhasilan kita akan terus meningkat,” harapnya. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top