BERITA UTAMA

Pemekaran Kolaka Selatan “Mati Dalam”

ILustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka — Rupanya dorongan untuk memekarkan kabupaten Kolaka Selatan, masih terus terjaga. Khususnya di DPRD Kolaka. Namun sayangnya, semangat tersebut terkesan kendur di tingkat panitia pemekaran dan pemerintah daerah.

Kemarin (2/1) anggota komisi III DPRD Kolaka, Rusman mengatakan pemberkasan atas usulan pemekaran Kolaka Selatan saat ini mandeg di Pemkab Kolaka. Meski menyadari pemekaran daerah masih terganjal moratorium oleh pemerintah pusat, namun Rusman menganggap pemberkasan tetap harus dilakukan sambil menunggu perubahan

Anggota DPRD Kolaka Rusman

regulasi pemerintah. “Kalau berkas sudah rampung ditingkat daerah dan provinsi, akan lebih mudah pemerintah kabupaten dalam mengurus pemekaran Kolaka Selatan nantinya,” katanya.

Rusman menyebut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum mencabut moratorium pemekaran daerah, karena ada beberapa derah pemekaran masih bergantung pada daerah induk. Toh demikian, perkara moratorium itu jelasnya, merupakan domain pemerintah pusat, pemerintah daerah hanya mengusul saja. “Pemekaran di Indonesia untuk sementara dipending dulu. Namun jika nanti Mendagri sudah mempunyai pandangan baru, maka pemekaran pasti akan ada dengan terbitnya moratorium,” tuturnya.

Proses pemekaran Kolaka Selatan yang disebutnya masih jalan di tempat itu, harus didorong lebih cepat lagi. Rusman mengatakan, jika telah sampai di DPRD, maka pembahasannya tidak akan lama. Keterlambatan pengurusan itu disinyalir Rusman berasal dari ketidak seriusan tim pemekaran. “Ini yang harus di dorong oleh teman-teman adalah forum pemekaran, harusnya mereka aktif. DPRD Kolaka telah melakukan konfirmasi pada Bupati.Hasilnya, Bupati Kolaka juga telah sepakat (untuk memekarkan Kolaka Selatan, red), namun saat ini proses belum sampai pada titik yang diharapkan,” ungkap Rusman. “Saya sudah sampaikan pada ketua forum pemekaran (Ismail Bella), agar proses pemekaran ini terus berjalan. Kalaupun nanti setelah proses pemberkasan rampung dan peraturan (moratorium pemekaran) belum dicabut, yang penting dokumen tersebut telah selesai. Bupati Kolaka juga setuju pemekaran Kolaka Selatan,” tandasnya. (hud/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top