BERITA UTAMA

Pemkab Kolaka Serius “Merdekakan” Kolaka Selatan

Bupati Kolaka H.Ahmad Safei

KOLAKAPOS, Kolaka — Klaim anggota komisi III DPRD Kolaka, Rusman terkait pemekaran kabupaten Kolaka Selatan, dibantah bupati Ahmad Safei. Sebelumnya, Rusman menyebut pengurusan berkas pemekaran Kolaka Selatan mandeg di pemerintah daerah. Namun menurut Safei, Pemkab Kolaka terus melakukan konsultasi ke Kemendagri untuk proses pemekaran kabupaten baru.

Ditemui di rumah jabatannya, Safei menampik jika Pemkab Kolaka disebut tidak mendukung pemekaran Kolaka Selatan. “Pemerintah Kolaka mendukung penuh pemekaran Kolaka Selatan. Hanya saja saat ini proses tidak dilakukan karena saat ini masih berlaku moratorium pemekaran daerah otonomi baru,” ujarnya kemarin (4/1).

Menurutnya, lebih baik bersikap hati-hati dalam pemberkasan tersebut, daripada tergesa yang malah nanti hasilnya nihil. Sebabnya, tidak menutup kemungkinan syarat pemekaran daerah dalam tahun mendatang akan berbeda dengan aturan saat ini. “Kasihan nanti banyak uang yang terbuang untuk melakukan pengurusan dokumen pemekaran, jika ternyata aturan pemekaran daerah yang baru berbeda. Pemkab Kolaka selalu berhati-hati dalam melakukan tindakan. Kita jangan terburu-buru jika peraturan belum jelas,” imbuh Safei.

Berdasarkan analisanya, paling cepat moratorium pemekaran daerah otonomi baru akan dicabut selepas Pemilihan Presiden. Itupun, jika pemerintah pusat memang mencabutnya. Hitungannya, jika pencabutan moratorium dilakukan sebelum Pilpres, akan mempengaruhi sistem yang ada di KPU saat ini. Karena, harus membentuk KPU baru, TPS baru, serta membutuhkan suplay dana yang sangat besar. “Kita konsultasi terus ke Kementerian. Pemkab Kolaka tidak membiarkan Kolaka Selatan ini berlarut-larut dan tidak mekar. Jika yang dimaksud anggota DPRD Kolaka untuk melakukan pengurusan sebelum pencabutan moratorium, apakah bisa dipastikan peraturan itu akan sama (antara saat ini dengan nanti). Kalau tidak sama hasilnya akan sia-sia dan akan dimulai dari nol kembali untuk mengurus Kolaka Selatan . Seperti tim yang telah terbentuk dahulu, kan sia-sia. Setiap menteri pasti beda kebijakan,” tambahnya.

Tidak sekedar pemberkasan. Safei menyebut Pemkab Kolaka tengah berkonsultasi juga untuk memekarkan kecamatan Kukutio, dari induknya kecamatan Watubangga. Hal tersebut untuk mempermudah pemenuhan syarat pembentukan kabupaten baru. “Makanya saat ini kita konsultasi dulu apakah bisa dijadikan kecamatan perwakilan, dengan SK Bupati Kolaka. Kalau bisa maka kita akan langsung laksanakan. Intinya adalah jika sudah ditata dengan baik Kolaka bagian selatan, pemekaran Insyaallah akan ada. Pemekaran kecamatan di Watubangga itu salah satu dukungan Pemerintah Kolaka untuk memekarkan Kolaka Selatan,” tandasnya. (hud/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top