BERITA UTAMA

Perusda dan PT. Pernik Kembali Digugat

Aksi mahasiswa HIPMA saat berorasi.

KOLAKAPOS, Kolaka — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Kolaka Selatan kembali menggelar unjuk rasa di DPRD Kolaka pada Kamis (4/1). Dengan membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka, Puluhan mahasiswa itu juga menggelar orasi di jalan raya depan kantor DPRD Kolaka. Mereka juga melakukan aksi bakar ban.

Dalam orasinya, mereka menuntut pihak DPRD menghadirkan direktur Perusda dan PT. Pernik yang melakukan kegiatan pertambangan dan menggunakan jalanan umum untuk pengangkutan material. Mereka meminta agar kedua Dirut pertambangan tersebut menunjukkan izin kegiatan pertambangan dan penggunaan jalanan umum dalam aktivitas pertambangan nya. “Tolong dihadirkan, ini kali kedua kalinya, kalau memang memiliki izin, tidak ada salahnya tunjukan kepada kami,” terang Ramadan, ketua HIPMA dalam orasinya.

Selain itu, para mahasiswa menilai aktifitas pertambangan merugikan masyarakat sekitar karena tercemari oleh material debu dan polusi kendaraan saat pengangkutan melewati jalan umum. “Kalau kita lewat, debu berterbangan , kalau hujan jalanan licin, ini merugikan masyarakat dan juga membahayakan pengguna jalan,” terangnya.

Usai berorasi, para mahasiswa kemudian diterima oleh ketua DPRD Kolaka, Parmin Dasir, dan anggota DPRD lainnya. Dalam pertemuan tersebut suasananya sempat memanas, sebab keinginan mahasiswa belum bisa dipenuhi DPRD Kolaka dengan alasan belum ada surat resmi.
“Terus terang kami sangat kecewa, ini kali kedua kami datang, masa tidak bisa dihadirkan,” terang Ramadan.

Tidak dihadirkannya direktur Perusda dan PT. Pernik, kata Parmin dikarenakan belum adanya surat resmi dari para mahasiswa sebagai dasar untuk menghadirkan yang bersangkutan. “Kalau sesuai mekanismenya harus ada surat resmi dulu, itu yang menjadi dasar surat kami memanggil mereka, kalau hanya lewat telepon bisa saja mereka tidak angkat, atau tidak hadiri, makanya hari ini sudah ada suratnya, nanti diagendakan,” ujar Parmin.

Akhirnya dalam keputusan rapat tersebut, pertemuan selanjutnya akan diagendakan pada besok Jumat (4/1), dengan menghadirkan kedua direktur perusahaan tambang tersebut. (cr4/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top