METRO KOLAKA

Anggaran 2017, Pasar Dawi-Dawi Belum Rampung

Kondisi pasar dawi2, hingga saat ini masih di kerjakan. Foto : Dadang Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Pembangunan pasar Dawi-dawi di kecamatan Pomalaa hingga saat belum rampung. Padahal waktu penggerjaaan tersebut harusnya selesai pada 27 Desember 2017 lalu. Pembangunan pasar yang menggunakan dana APBN menghabiskan anggaran Rp. 5.757.200.000. Proyek miliaran tersebut di kerjakan oleh PT.Fajar Ichsan Mario.

Kepada Kolaka Pos Kontraktor pelaksana Adnan mengakui keterlambatan pembangunan pasar Dawi-dawi Pomalaa tersebut. Ia juga mengakui saat ini telah mendapat perpanjangan waktu sekitar 30 hari kedepan untuk merampungkan pasar Dawi-dawi.

“Kami mengakui saat ini terlambat dalam melakukan pengerjaan pasar Dawi-dawi. Saya juga mendapatkan denda karena keterlambatan ini. Namun itu sudah konsekuensi yang harus diterima perusahaan karena lambat dalam melakukan pengerjaan pasar, dan harus diterima,” katanya.

Lanjut Adnan, ada beberapa hal yang membuat keterlambatan pengerjaan pasar Dawi-dawi Pomalaa diantaranya pemesanan tiang pancang,pemesanan besi Baja, dan seng tembaus cahaya standar nasiaonal yang membutuhkan waktu hingga dua bulan lebih dalam pesanannya.

“Semua bahan utama pada pembangunan pasar Dawi-dawi tidak ada yang dijual di Sulawesi Tenggara bahkan Sulawesi Selatan juga tidak ada. Semua bahan dipesan di Surabaya, sehingga membuat pengerjaan pasar Dawi-dawi terlambat. Kami saat ini sedang berusaha untuk menyelesaikan proses finishing pasar Dawi-dawi,” tambahnya.

Menurut Adnan, waktu tambahan yang diberikan saat ini akan digunakan dengan baik. Ia juga memprediksi sekitar enam hari lagi pasar tersebut telah selesai.

“Kita masih bersyukur karena pemerintah masih memberikan waktu perpanjangan untuk menyelesaikan pasar ini. Kami juga akan berusaha untuk mempercepat penyelesaian ini,” tuturnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top