METRO KOLAKA

Tunjangan Guru Diduga Dipotong?

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Kolaka — Tidak sedikit guru di Kolaka mengeluhkan tingginya pemotongan tunjangan. Tunjangan yang diterima setiap triwulan tersebut diduga dipotong hingga Rp 200 ribu per guru. Padahal, pada penerimaan sebelumnya, pemotongan tunjangan tersebut tidak sebesar itu.

“Tunjangan non sertifikasi itu Rp 250 ribu per bulan. Kami terima tiap tiga bulan Rp 750 ribu. Setiap terima itu pajaknya dipotong hanya 15 persen, jadi kami terima Rp 637.500. Tapi baru-baru ini yang masuk di rekening kami itu hanya Rp 425 ribu. Kami tidak tahu kenapa dipotong sampai Rp 200 ribu,” keluh salah seorang guru SD yang namanya enggan dikorankan.

Guru yang bertugas di Kecamatan Pomalaa tersebut berharap agar pihak berwenang dapat segera memberikan penjelasan terkait potongan tunjangan non sertifikasi.

“Kalau penjelasannya tidak masuk diakal, maka sebaiknya berikan hak kami. Jangan terlalu banyak dipotong. Karena kami juga butuh itu untuk kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka, Basotang yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya potongan tersebut. Alasannya, anggaran tunjangan non sertifikasi bersumber dari pusat dan langsung dikirim ke rekening guru.

“Saya baru tahu informasi ini. Karena tunjangan non sertifikasi itu ditransfer langsung oleh pusat ke rekening guru. Jadi bukan kami yang kelola, makanya saya tidak tahu. Tapi kami akan pertanyakan ini ke pusat. Kami juga akan telusuri penyebabnya kenapa bisa sampai begitu besar potongannya,” janjinya

Kepala bagian Humas Pemkab Kolaka Amri mengatakan telah melakukan konfirmasi kepada dinas pendidikan dan kebudayaan Kolaka mengenai jumlah nominal yang diterima oleh guru di Kolaka. Hal yang dikemukakan oleh guru hanya kesalah pahaman saja.

“Itu yang ditemima bukan keseluruhan gaji, namun masih ada sisa yang akan diterima oleh guru pada Januari untuk kekurangan pada Desember 2017 lalu. Saya kira masalah ini bisa diselesaian antara guru dan Dinas Pendidikan di Kolaka,” ujarnya (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top