BERITA UTAMA

Memprihatinkan, Kondisi Bangunan SDN I Kowioha

Gedung Dua Lantai SD Negeri 1 Kowioha Yang Baru Di Bangun, Namun Kondisinya Memprihatinkan

Jabir : Belum Diresmikan Sudah Pecah-pecah

KOLAKAPOS, Kolaka–Memprihatinkan, kondisi bangunan baru SDN I Kowioha, kecamatan Wundulako, Kolaka. Bangunan lantai dua yang belum diresmikan penggunaannya itu, eh tegel sudah pecah-pecah.
Gedung ruang kelas belajar (RKB) SD Negeri 1 Kowioha yang terletak di jalan poros Kolaka-Pomalaa itu memang baru selesai dikerjakan akhir tahun lalu. Bangunan lantai dua yang menghabiskan dana 1,5 miliar rupiah kondisi bangunannya tidak seperti apa yang diharapkan. Kuat dugaan kontraktor yang menangani proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan menyalahi .
Salah satu warga Kowioha Jabir Lahukuwi mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bangunan SD 1 Kowioha yang terksesan asal dikerjakan. Sebab kondisi bangunannya yang tidak sesuai dengan harapan dan seharusnya pihak kontraktor betul-betul mengerjakan sesuai dengan teknisnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jkemudian hari. ” Kita tidak inginkan bangunan yang megah ini jadi musibah dikemudian hari bagi para siswa. Pasalnya belum diresmikan kondisinya sudah mulai rusak, salah satu contohnya ada beberapa bagian tehel baik lantai atas maupun bawah yang sudah mulai retak. Ini berarti ada kontruksi bangunan yang dikerjakan tidak sesuai dengan besteknya ” ungkapnya melalui saluran telponnya Senin (8/12).
Apa lagi, kata aktivis Kolaka ini, sudah banyak laporan yang masuk dari orang tua siswa bahwa proses pekerjaan bangunan tersebut tidak sesuai dengan besteknya. ” Laporan dari orang tua siswa kepada kami bahwa proyek pembangunan gedung tersebut memang dikerjakan tidak sesuai dengan teknisnya, sebab informasi yang disampaikan orang tua siswa kepada kami bahwa dari pengakuan para pekerja itu sendiri ternyata ada rangkaian besi untuk lantai dua seakan-akan tidak menyambung dan dirangkaikan begitu saja lalu dicor alasan kontraktor dananya tidak mencukupi. Ini yang harus dicek kebenarannya ” jelasnya.
Untuk itu Jabir meminta kepada pihak terkait agar dapat melakukan pengecekan ulang dan melakukan investigasi terkait kondisi bangunan gedung tersebut, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ” Saya menghimbau kepada agar orang tua siswa agar tidak menerima dulu gedung tersebut, sebelum ada pengecekan dan jaminan dari pihak terkait. Dan kami sebagai masyarakat Kowioha meminta agar Pemda Kolaka dalam hal ini bapak bupati tidak dulu melakukan peresmian bangunan gedung tersebut, sebelum ada perbaikan terlebih dahulu ” tegasnya.
Pantauan media ini kondisi bangunan gedung SD Negeri 1 Kowioha yang akan dijadikan sebagai ruang kelas belajar (RKB) yang berjumlah dua belas ruangan kondisi bangunannya terkesan tidak rapih dan ada beberapa lantai tehel yang mulai mengalami keretakan. (K9/b/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top