HUKUM KRIMINAL

Tak Terima Ditinggalkan, Duda Tua Nekat Tikam Sang Mantan

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Siantar–Seorang duda tua berinisial SPB (65), nekat menikam mantan kekasihnya, NH (40) di tempat umum tepatnya eks Bioskop Ria Jalan Sudirman, Siantar Barat, Rabu (10/1).

Penyebabnya adalah lantaran SPB tidak terima ditinggalkan sang mantan begitu saja.

Atas perbuatannya itu, kini warga Toga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan tersebut harus meringkuk di sel Mapolres Pematangsiantar.

“Saya dan beberapa teman sedang duduk-duduk di sana. Dia (SPB) datang dan langsung nanya keberadaan seorang teman. Dia emosi lantaran tidak kujawab. Dia langsung menikam aku pakai pisau,” kata NH, setelah diperiksa di ruang Jatanras.

“Beruntung kawan mendorongkan meja, pisau tidak sampai ke perutku,” tambahnya.

Teman-teman NH yang menyaksikan hanya terdiam dan kesempatan itu dimanfaatkan SPB untuk melarikan diri.

Beruntung salah seorang warga yang melintas langsung menangkap dan membawa ke Polres Pematangsiantar.

NH beserta sejumlah temannya menyusul ke Polres Pematangsiantar untuk membuat laporan pengaduan.

Pengakuan NH, dia sempat tinggal satu atap dengan SPB di Tiga Dolok selama 4 bulan. Dia juga tak menyangkal mempunyai hubungan dengan SPP.

“Kami sempat 4 bulan satu rumah. Itu sudah 3 tiga tahun yang lalu, sejak itu tak pernah lagi kami ketemu,” akunya.

Lanjut NH, dirinya memenuhi permintaan SPB untuk tinggal serumah karena dijanjikan hidup senang. Dijanjikan diberi Rp700 juta.

“Tapi tidak pernah dikasih dia, lari lah aku. Tidak bahagia lah aku sama dia,” terangnya.

Sementara di kesempatan yang lain, Hutauruk, teman yang membonceng SPB ke tempat tongkrongan NH mengaku tidak mengetahui niat jahat tersebut.

Kassubag Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Resbon Gultom membenarkan laporan tersebut. Mantan Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara ini mengatakan, saat ini SPB telah menjalani pemeriksaan di Polres Pematangsiantar. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top