HUKUM KRIMINAL

Diomeli Istri, Pecandu Sabu-Sabu Langsung Kapok

Ilustrasi penjara. Foto: Pixabay

KOLAKAPOS, Surabaya–Syafii tidak menduga bakal ada razia polisi di Jalan Muhammad Nur, Surabaya yang sedang dilewatinya.

Padahal, di sakunya ada sabu-sabu (SS). Dia nekat menerobos petugas yang menghentikan semua kendaraan.

Tidak selamat, dia malah terjatuh dan terluka. Dia juga tertangkap karena membawa sabu-sabu (SS).

Pria yang tinggal di Jalan Segunting II, Kecamatan Tegalsari, itu kini ditahan di Mapolsek Kenjeran terkait SS yang dibawa.

Saat ditemui di mapolsek Syafii merintih kesakitan. Kaki kanannya lecet akibat terjatuh saat hendak kabur.

”Saya kapok. Sudah diumpati istri,” ungkap Syafii saat bercerita di depan Kapolsek Kenjeran Kompol Cipto.

Menurut pengakuan Syafii, dirinya mengonsumsi SS untuk meningkatkan stamina.

Dia ditangkap ketika Polsek Kenjeran melangsungkan operasi cipta kondisi di Jalan Muhammad Nur.

Melihat kerumunan polisi yang menghentikan semua kendaraan, Syafii berniat menghindar.

Tidak putar balik, tetapi menggeber motornya dengan kencang.

Lelaki berbadan gempal itu menerobos razia. Namun, dia tidak berhasil kabur.

”Motornya kecantol tali pembatas razia,” kata Cipto.

Syafii langsung terjatuh. Curiga dengan gelagat Syafii, petugas menggeledah seluruh kantong baju dan celananya.

Petugas menemukan korek api dan alat isap SS. Masih ada sisa barang haram di alat isap.

Petugas juga menangkap M. Usman. Pria asal Waru, Sidoarjo, tersebut juga kedapatan membawa sabu-sabu.

”Kami menemukan dua poket.Isinya 0,2 gram dan 0,4 gram,” jelas Cipto. (hen/c15/eko/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top