KONAWE SELATAN

Adaka Jaya Wakili Konsel Lomba KB-Kes Tingkat Provinsi

Wabup Konsel saat mendampingi ketua tim penilai KB-Kes di Desa Adaka Jaya.FOTO:Saprudin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo–Desa Adaka Jaya Kecamatan Buke wakili Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, Desa Adaka Jaya menjadi wakil Konsel pada penilaian lomba Keluarga Berencana Kesehatan (KB-Kes) tingkat provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (16/1).

Ketua Tim Penilai Lomba KB-Kes Tingkat Provinsi Sultra, tiba di Desa Adaka Jaya disambut langsung oleh wakil Bupati Konsel Dr. H. Arsalim Arifin, di dampingi ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konsel Nurlin Surunuddin dan Qakil Ketua PKK Arni Arsalim.

Dikatakan, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Adaka Jaya Asmida, Alhamdulillah pelaksanaan Posyandu dan BKB di Desa tersebut sudah berjalan baik, awalnya kunjungan bayi ke Posyandu agak kurang dikarenakan bayi yang datang hanya di imunusasi dan ditimbang.

“Namun dengan adanya program BKB, yang memantau tumbuh kembang anak akhirnya masyarakat kembali rajin ke Posyandu,” ungkapnya.

Wakil Bupati Konawe Selatan Dr. Arsalim menyampaikan bahwa, Adaka Jaya adalah salah satu desa dari 100 desa yang di targetkan Pemda, menjadi desa mandiri, penetapan ini tentu dilihat dari potensi dan kemajuan yang terjadi di desa tersebut sangat luar biasa.

“Dari sisi pembiayaan, pembangunan baik fisik, ekonomi dan sosial di desa dilaksanakan secara swadaya, tentunya ini menjadi poin penting dalam penilaian suatu lomba,” jelasnya.

Lebih lanjut Arsalim menyampaikan kepada tim penilai, silahkan melakukan penilaian secara objektif terminus dengan persiapan dan potensi yang dimiliki, pihaknya yakin desa Adaka Jaya dapat menjadi juara dalam lomba KB-Kes tahun ini.

Sementara itu, Ketua tim penilai lomba KB-Kes tingkat Provinsi Maswati Madjid, SKM, M.Si, M.Kes menyampaikan dalam penilaian lomba KB-Kes, ada empat jenis penilaian yaitu PKK, KBM, kesehatan, Posyandu, PHBS, Kebersihan Lingkungan.

“Secara tehnis, penilaian yang pertama adalah kami memeriksa laporan kegiatan yang disertai dokumentasi setiap kegiatan, kedua melihat langsung  pelaksanaan kegiatan dan lingkungan masyarakat,” bebernya.

Selanjutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak pada peningkatan pola hidup sehat dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, anak, dan lingkungan.(k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top