HUKUM KRIMINAL

Belanja di Minimarket Uang Kurang, Bawa Parang Ngajak Duel

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Madiun–Tiga pemuda mabuk berbuat onar di sebuah minimarket Jalan Letkol Suwarno, Madiun, Jatim, Minggu (14/1) subuh.

Beruntung, polisi keburu datang sebelum aksi koboi ketiganya semakin menjadi.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat tiga pemuda datang ke minimarket sekitar pukul 04.00 dengan dua motor.

Salah satunya diketahui bernopol AE 2658 GI. Setelah masuk, mereka berbelanja tiga item makanan ringan dengan total belanjaan belasan ribu.

Nah, saat hendak membayar ke kasir, mereka hanya mengeluarkan uang tidak lebih dari Rp 6.000.

‘’Lalu kami sarankan untuk mengurangi item belanjaannya,’’ kata salah seorang karyawan minimarket yang enggan identitasnya ditulis di media.

Alih-alih menuruti saran itu, ketiganya malah menantang dua karyawan toko modern tersebut berkelahi. Tanpa diduga, seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) berupa parang dan sabit.

‘’Karena panik, kami panggil sekuriti toko dan menghubungi polisi,’’ ujarnya. ‘’Bau miras dari mulut mereka tercium menyengat,’’ imbuhnya.
Tidak lama berselang sejumlah polisi datang dan langsung meringkus tiga pemuda teler itu. Petugas juga mengamankan sebuah parang, sabit, beserta dua sepeda motor yang dikendarai ketiga pelaku.

‘’Kami pastikan tidak masuk unsur perampokan,’’ ujar Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Logos Bintoro tanpa mau menyebut identitas pelaku.

Logos mengatakan, hasil pemeriksaan sementara belum ada fakta yang mengarah bahwa ketiga pemuda itu mengancam karyawan minimarket dengan tujuan meminta barang tertentu. ‘’Kendalanya, saat kami periksa mereka masih dalam pengaruh miras,’’ katanya.

Dia memuji kesigapan pekerja toko modern itu melapor ke polisi. Namun, di sisi lain Logos menyayangkan kurangnya CCTV di minimarket tersebut. ‘’Idealnya di area luar toko juga dipasang,’’ tuturnya. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top