METRO KOLAKA

Jaksa Masuk Sekolah Kunjungi Yayasan Al-Kautsar Wowoli

Kepala kejaksaan Kolaka Jefferdian saat memberikan pengarahan dan penyuluhan hukum kepada Siswa MTs. Khudrinnur.FOTO:Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Di Sekolah Swasta Madrasah Tsanawiah Khudrinnur yayasan Alkautsar Wowoli terlihat rombongan kejaksaan negeri Kolaka sedang mengajar. Jaksa itu sedang menerangkan tentang ilmu hukum kepada para siswa dan orang tua sisiwa yang hadir saat itu.

Penampakan jaksa di sekolah tersebut memang benar adanya berada di Desa Wowoli kecamatan Toari. Para jaksa memang diwajibkan datang dan mengajar di sekolah melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS)

Program ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus. Pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini. Untuk di Kolaka kegiatan JMS sejak 2015 lalu yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Jefferdian.

“Program ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar khususnya pelajar yang ada di MTs. Khudrinnur Wowoli. Untuk kali ini JMS datang di MTs Khudrinnur Desa Wowoli,” ujar Jefferdian.

Jefferdian menjelaskan, di samping fungsi penegakan hukum, kejari juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum. Intinya adalah produk hukum harus diketahui sejak dini oleh generasi penerus bangsa.

“Program JMS ini merupakan program pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia, yang harus diterapkan secara intensif oleh kejaksaan. Saya tidak mau penerus bangsa ini terjerumus tindakan kejahatan yang nantinya akan merugikan masa depanya,”katanya.

Lanjut ia mengatakan tujuan inti dari kegiatan JMS adalah agar para generasi penerus bersama-sama membenci dan memerangi namanya korupsi, membenci melakukan tindakan kriminal. Dengan membenci namanya korupsi dan perbuatan kriminal bisa dipastikan kehidupan akan terasa damai, bagaiman menyelesaikan persolanan secara musyawarah dengan kekeluargaan.

“Untuk 2018 di dalam Dipa kami ada beberapa sekolah yang akan dimasuki kemungkinan ada sekitar tiga sekolah. Namun Kejaksaan negeri Kolaka akan melaksanan lebih dari itu,” tambahnya.

Kepala MTS Khudrinuur Wowoli Samrin sangat mengapresiasi adanya program JMS tersebut. Dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.

“InsyaAllah dengan memahami dan menaati hukum anak bangsa ini akan menjadi anak yang berprestasi dan membanggakan serta bisa diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.

Lanjut Samrin, selain ilmu mengenai hukum yang diberikan oleh kepala kejaksaan negeri Kolaka. Keluarga besar Kejaksaan juga memberikan bantuan berupa tehel untuk kelanjutan pembangunan ruang belajar para murid di yayasan Pendidikan Islam Al Kautsar Wowoli.

“Kami sangat berterimaksaih kepada pribadi bapak Jefferdian yang mau memberikan bantuan berupa tehel untuk kelanjutan pembangunan sekolah kami. Semoga Allah memudahkan rejeki bapak. Selain bantuan keramik kepada sekolah Kepala kejaksaan juga memberikan motifasi kejujuran dengan membentuk kantin kejujuran dimana nantinya siswa membelanjakan uangnya tanpa pengawasan. Kejujuran diajarkan kepada para sisiwa kami. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih untuk program Jaksa Masuk Sekolah,” tambah Samrin. (hud)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top