METRO KOLAKA

Perselingkuhan Dominasi Penyebab Perceraian di Kolaka

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Pengadilan Agama (PA) kabupaten Kolaka, menyatakan kasus cerai yang diterima sepanjang Januari hingga akhir Desember 2017 lau didominasi perceraian akibat adanya orang ketiga.

Panitera Pengadilan Agama (PA), Abdul Rahman menyebutkan, perkara yang masuk ke PA pada 2017 lalu sebanyak 659 kasus. Dari jumlah kasus tersebut PA Kolaka berhasil memutus 625 perkara.

Menurut Rahman, rata-rata perkara perceraian yang ditangani pihaknya disebabkan oleh masalah ketidakharmonisan dalam rumah tangga.

“Tidak harmonis biasanya disebabkan adanya orang ketiga atau perselingkuhan, akhirnya terjadi pertengkaran yang terus-menerus,” ujar Rahman.

Berdasarkan data di PA Kolaka selama tahun 2017, gugatan perceraian akibat masalah ketidakharmonisan dalam keluarga sebanyak 148 kasus, kemudian tidak adnya tanggungjawab dari suami sejumlah 99 perkara. Selebihnya karena masalah ekonomi dan krisis moral.

Rahman mengaku prihatin dengan makin tingginya angka perceraian di Kabupaten Kolaka. Pihaknya telah berupaya menekan angka perceraian, dengan menasehati kedua belah pihak. “Istilahnya mediasi. Tapi upaya mediasi yang kami lakukan biasanya gagal. Kegagalan itu lebih disebabkan rendahnya kesadaran kedua pasangan. Sebagian besar mereka mengajukan gugatan ke Pengadilan karena memang telah berniat untuk bercerai,” ungkapnya. (kal/hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top