BERITA UTAMA

Kolaka Siap Jadi Tuan Rumah Porprov

Bupati Kolaka H.Ahmad Safei

KOLAKAPOS, Kolaka–Pelaksanaan Porprov Sultra sepertinya tidak akan bergeser jauh. Setelah Kolaka Utara menyatakan mundur sebagai tuan rumah, Kolaka siap mengambil alih selaku tuan rumah Proprov. Hal tersebut diungkapkan bupati Ahmad Safei.

Menurutnya, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Sultra telah menyampaikan batalnya Kolut sebagai tuan rumah Porprov. Sesuai Surat Keputusan gubernur terkait pelaksanaan Porprov, Kolut ditetapkan sebagai tuan rumah, dengan Kolaka dan Konawe sebagai tuan rumah cadangan, jika Kolut mundur.

Safei mengungkapkan, Pemkab Konawe telah dimintai kesediaan menjadi tuan rumah, namun dengan alasan akan melaksanakan Pilkada, permintaan tersebut ditolak. Rasional rasanya, jika Kolaka yang akan melaksanakan Pilkada tahun ini, juga menolak menjadi tuan rumah Porprov. Namun Safei berani menyatakan kesiapan Kolaka untuk menjadi tuan rumah. “Sebenarnya Kolaka juga Pilkada. Sudahlah ini demi bangsa dan negara. Kolaka siap sebagai tuan rumah Porprov menggantikan Kolaka Utara,” ujar Safei tegas.

Namun masih ada beberapa hal yang dapat menjadi ganjalan. Karenanya kata Safei, koordinasi semua pihak mutlak diperlukan untuk memastikan Kolaka dapat melaksanakan Porprov. Pertama, Safei dan Muh.Jayadin akan mengambil cuti dari jabatan bupati dan wakil bupati Kolaka, karena keduanya maju berpasangan sebagai kontestan Pilkada. Keduanya akan cuti mulai 12 Februari hingga Juni. Sedangkan Porprov akan dilaksanakan pada Oktober tahun ini. Ia menilai, diperlukan kesungguhan dan kerja keras untuk mempersiapkan Porprov dari Juni hingga Oktober.

Kedua, jika ia cuti, akan ditunjuk pj.bupati Kolaka menggantikan dirinya. Ia khawatir, meskipun dirinya yang saat ini menjabat bupati Kolaka, berkeinginan kuat menjadikan Kolaka tuan rumah, belum tentu gagasannya akan sama dengan pj.bupati yang ditunjuk.

Selanjutnya, karena Porprov merupakan gawean Pemprov, maka juga dibutuhkan dukungan yang kuat dari Pemprov untuk mensukseskan Porprov di Kolaka. Masalahnya, Plt.gubernur Sultra Saleh Lasata, juga akan memasuki masa purna tugas. Belum diketahui bagaimana dukungan dari pejabat yang ditunjuk selaku gubernur selanjutnya untuk pelaksanaan Porprov di Kolaka.

Belum lagi, Ketua KONI Sultra yang juga Sekretaris Provinsi Sultra, juga akan menanggalkan jabatannya karena bertarung di Pilgub Sultra. Safei menganggap hal tersebuty sedikit banyaknya akan mempengaruhi pelaksanaan Porprov. “Tapi kabupaten Kolaka prinsipnya siap dengan segala apapun,” tegasnya.

Permasalahan lain yang juga harus didudukkan bersama kata Safei, terkait pendanaan. Ia meminta Pemprov memberikan backup yang cukup terhadap pendanaan. “Kalau di Jakarta jalan-jalan cari dana namun hanya Bupati yang datang, itu kecil dilihat oleh orang Jakarta. Namun jika ada gubernur dibelakang, Insyaallah akan lancar semuanya. Untuk sarana yang akan digunakan Kolaka siap. Kalau urusan wasit, apa semua itu provinsi yang urusi. Namun untuk tempat pertandingan Kolaka yang menyediakan. Sarana olah raga seperti tinju Kolaka belum memiliki sehingga kolaka harus membeli ring tinju. Kemudian karate, Kolaka punya gedung namun matras belum ada, itulah yang akan dibeli. Intinya adalah Kolaka harus sharing dengan Provinsi masalah pendanaan dan mencari dana,” tandasnya. (hud/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top