METRO KOLAKA

Ayah Tega Cabuli Anak Kandung

KOLAKAPOS, Kolaka–Pria tak bermoral bernisial SY warga yang berdomisili di kelurahan Laloeha Kecamatan Kolaka tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Karena perbuatan tersebut saat ini tersangka SY di jebloskan ke sel Polres Kolaka.

Kasat Reskrim Polres Kolaka,AKP I Gede Pranata Wiguna mengatakan,korban baru melaporkan kasus yang menimpanya karena takut terhadap ancaman pelaku yang akan membunuhnya jika menceritakan hal tersebut kepada siapapun. Padaham kejadian pemerkosaan tersebut berlangsung sejak maret 2017.

”Tersangka mengancam akan menghabisi korban jika menceritakan perlakuannya,” Jelasnya.

Menurut Gede pelaku pencabulan anak yang dilakukan oleh tersangka,dilaporkan oleh korban di Polres Kolaka berdasarkan nomor LP 10 / I / 2018. Kemudian selah korban melaporkan perbuatan ayahnya. Unit PPA Polres Kolaka kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumah kosnya di jalan Pendidikan Kelurahan Laloeha Kecamatan Kolaka.

“Dalam penangkapan pelaku tidak ada perlawanan. kemudian selain mengamankan pelaku,polisi juga menyita pakaian luar dan dalam milik korban sebagai barang bukti,” katanya.

lanjur Gede perbuatan tidak senonoh kepada anak kandungnya tersebut bermula saat korban yang sedang sakit dipijit oleh pelaku yang tak lain ayah korban. Namun karena bernafsu melihat tubuh anaknya sendiri, pelaku meminta kepada korban untuk melayani nafsu bejatnya.

“Dari keteranganpelaku meski sempat menolak dan melakukan hubungan layaknya suami istri, dengan ancaman pelaku SY berhasil merenggut kesucian anaknya pada maret 2107. Peristiwa itu kemudian terus berlanjut sebanyak 10 kali hingga 18 januari 2018,” ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

“Saat ini tersangka kami amankan di Polres Kolaka,” tambahya (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top