HUKUM KRIMINAL

Nyawa Melayang setelah Cekcok Gara-gara LC Karaoke

Empat pelaku pengeroyokan terhadap Anang Tri Hidayat yang menyebabkan kematian korban.

KOLAKAPOS, Grobongan–Warga Desa Menduran, Brati di Kabupaten Grobogan, Anang Tri Hidayat (24) tewas setelah dikeroyok empat orang pemuda, pada Minggu (21/1) dini hari. Anang dikeroyok setelah berebutan pemandu karaoke alias ladies companion (LC) karaoke.
Peristiwa pengeroyokan bermula ketika Anang bersama tetangganya, Hervi Ari (24) mendatangi Mahkota Kafe & Karaoke di Jalan Gajah Mada Purwodadi, Sabtu (20/1) sekitar pukul 22.00. Selepas tengah malam, Anang dan Hervi bertemu dengan empat pelaku pengeroyokan, yakni DY (23), Sd (36), UP (23) dan DA (25) di tempat hiburan malam itu.
Sebelumnya, keempat pelaku berkaraoke di Kiss Karaoke di Jalan MT Haryono. Mereka mendatangi Mahkota Kafe & Karaoke untuk menemui LC.
Ternyata, LC yang dicari sedang melayani Anang dan Hervi. Cekcok pun terjadi lantaran rebutan LC.
Anang dan Hervi mulanya mengalah dan meninggalkan Mahkota Kafe & Karaoke. Namun, keempat pelaku menganggap persoalannya belum selesai.
Mereka mengejar Anang dan Hervi dengan mobil Nissan X Trail putih. Sesampainya di pertigaan Jalan MT Haryono, tepatnya di depan Toko Roti Ibu, mereka bertemu lagi.
Keempat pelaku lantas turun dari mobil. Keributan terjadi lagi. Pelaku mengeroyok Anang.
Sedangkan Hervi berusaha melerai. Namun dia ikut dipukul.
Salah satu pelaku Sd juga mengaku sebagai anggota TNI. Hervi yang ketakutan, kemudian lari meninggalkan lokasi dan bersembunyi di rumah warga sambil berteriak meminta tolong.
Sementara usai keributan, empat pelaku meninggalkan korban begitu saja di pinggir jalan. Anang tergeletak berlumur darah dengan luka di kepala.
Hervi kemudian muncul lagi dan menghampiri korban. Dia lantas membawa korban ke RS Yakkum Purwodadi. Namun, nyawa korban tak tertolong.
Kejadian ini dilaporkan warga sekitar ke polisi. Beberapa saat kemudian tim dari Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi.
Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk membekuk keempat pelaku. Hanya sekitar 2,5 jam sejak insiden pengeroyokan, tim Resmob Polres Grobogan sudah membekuk empat pengeroyok Anang.
Sedangkan korban sempat diautopsi. Selanjutnya, korban dimakamkan di Desa Menduran.
Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Maryoto mengatakan, jajarannya sudah menangani kasus itu. ”Sekitar 2,5 jam setelah kejadian, petugas berhasil menemukan keberadaan mobil dan mengamankan empat orang,” katanya. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top