BERITA UTAMA

Dua Polisi di Polres Muna Dipecat

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga di dampingi Waka Polres Kompol Yusuf Mars saat Konferensi Pers, PTDH terhadap dua orang anggotanya.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Dua polisi malas di Muna kena batunya. Kemarin (24/1), keduanya dipecat dari statusnya sebagai anggota Polri. Pemecatan tersebut kata Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga, karena keduanya disersi bertahun-tahun. Lebih tragis lagi, kedua anggota Polri itu, dijatuhi sanksi Pecat Dengan Tidak Hormat (PDTH).

Kapolres menyebut keduanya melanggar pasal 11 ayat 1 huruf b, keputusan Kapolri nomor 7 tahun 2006 tetang kode etik profesi polri, Pasal 11 huruf c, pasal 13 ayat 1, pasal 14 ayat 1 huruf a, PPRI nomor 1 tentang pemberhentian anggota polri. “Hari ini, Rabu 24 Januari 2018, polres Muna melaksanakan upacara PTDH dari dinas Polri terhadap Brigadir Masyuraja NRP :820401018, jabatan Bintara Polsek Kabawo. Dia di PTDH karena tidak melaksanakan tugas atau mangkir di Polres Muna itu sejak tanggal 25 September 2010 hingga 17 Oktober 2017. Jadi selama 7 tahun dia tidak masuk. Kemudian yang kedua Briptu Syahrul Ramadhan Bintara Sat Sabara Polres Muna tidak melaksanakan tugas di Polres Muna atau mangkir sejak 10 April 2014 sampai dengan 11 April 2017. Sekitar 4 tahun dia tidak melaksanakan tugas,” beber Kapolres Muna ini pada awak media di ruang kerjanya.

Perwira Polri berpangkat dua bunga melati dipundak ini menegaskan, PTDH tersebut merupakan ketegasan Polri terhadap aparat kepolisian yang tidak disiplin dan melanggar ketentuan kode etik profesi Polri. “Sebelumnya kita sudah panggil untuk berdinas, tetapi mereka juga tidak hadir. Saat upacara PTDH juga mereka tidak hadir. Kita tegas, kalau ada anggota melakukan pelanggaran, tidak disiplin dalam melaksanakan tugas. Ini sudah ada buktinya, kita PTDH,” tegasnya. (m1/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top