KOTA KENDARI

13 Februari Pencabutan Nomor Urut Paslon

KOLAKAPOS, Kendari–Meski jadwal awalnya jpencabutan nomor urut pasangan calon adalah pada 12 Februari, namun karena ada penetapan calon gubernur dan wakil gubernur maka jadwal pencabutan akan mundur sehari,” kata Komisioner KPU Sultra Iwan Rompo Jumat.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadwalkan pencabutan nomor urut Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Wagub) Sultra periode 2018-2023 sehari setelah penetapan calon yakni 13 Februari 2018.

Iwan Rompo mengatakan, prosesi pencabutan nomor urut pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra akan ditetapkan pada 13 Februari.

“Proses pencabutan itu akan berlangsung spektakuler. Saat ini konsepnya sudah selesai dirancang, dan bahan pendukung lainnya sudah siap,” ungkapnya.

Ia mengatakan, hingga saaa ini syarat pencalonan Paslon Pilgub Sultra ketiganya telah terpenuhi, dan ketiga pasangan itu telah memenuhi syarat tes kesehatan.

“KPU sendiri saat ini juga tengah melakukan verifikasi syarat calon perbaikannya, yakni Paslon Asrun-Hugua, Rusda Mahmud-Sjafei Kahar dan Ali Mazi-Lukman Abunawas,”tambahnya.

Namun demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci konsep, bahan, tata cara pencabutan nomor paslon tersebut karena masih dalam proses penangangan tim divisi teknis yang belum bisa dijelaskan seperti apa.

KPU Sultra sebagai penyelenggara pemilihan Gubernur Sultra periode 20l8-2023 telah menerimma pendaftaran tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada awal Januari 2018.

Ketiga pasangan tersebut, yakni Asrun-Hugua yang diusung PAN, PDIP, Gerindra, Hanura, dan PKS (26 kursi dari 45 kursi DPRD Sultra), pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas yang dijagokan Partai Golkar dan Nasdem (10 kursi), dan pasangan Rusda Mahmud-L.M. Sjafei Kahar didukung Partai Demokrat, PPP, dan PKB (sembilan kursi). (p2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top