METRO KOLAKA

Uji KIR di Kota Kendari Terbagi Dua

KOLAKAPOS, Kolaka–Untuk melakukan KIR atau pengujian kendaraan, bagi warga Kota Kendari yang memiliki kendaraan umum khususnya mobil penumpang, truk dan bus, maka tempat pengujian tersebut sudah terbagi dua yakni, di Kelurahan Punggolaka dan di dekat terminal Baruga, sebagai Kantor Dishub Kota Kendari yang baru.
Hal ini berlaku sejak selesainya dan di fungsikannya Kantor baru Dishub Kota Kendari di kecamatan Baruga. dimana sebelumnya kantor yang terletak di Kelurahan Punggolaku Kecamatan Puuwatu, merupakan Kantor Dishub Kota Kendari kini gedungnya berubah status menjadi Kantor UPTD PKB Kota Kendari.
Dinas Perhubungan melalui, Kepala UPTD BKB Kota Kendari, Fahudin, A.Ma,PKB, SE,MM mengatakan, jika pengujian kendaraan bermotor (PKB) untuk wilayah kota Kendari pelaksanaan pengujiannya tidak keseluruhannya dilakukan pada tempat yang di embannya.
Bapak yang memiliki empat Gelar pendidikan ini menuturkan agar masyarakat Kota Kendari mengetahui bahwa pelayanan pengujian itu bukan saja di Punggolaka tapi kini sejak dipindahkan dan berfungsinya gedung Kantor baru Dishub Kota Kendari di Baruga maka pengujian KIR telah terbagi dua.
Ia menuturkan bahwa sebahagian besar Taxi di Kota Kendari telah mentaati aturan dengan rutin melakukan uji KIR setiap 6 bulannya.
“Mobil-mobil Taxi sudah semua di KER,”tuturnya dengan singkat.
Ditanya, terkait dengan sanksi, jika ada mobil umum yang ditemukan personilnya ternyata belum melakukan UJI KER, Fahudin mengatakan pihaknya tidak berwenang untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar tersebut.
“Ada yang punya bidang itu, saya disini hanya secara administrasi saja pelayanan kalau pelanggaran-pelanggaran itu ada dibidang jalan, saya tidak punya kewenangan untuk melakukan tindakan dilapangan saya hanya sebatas pelayanan di kantor ini,”jelanya.
Demi keselamatan pengemudi Kata Fahudin, maka pihaknya berharap agar masyarakat kota Kendari yang memiliki mobil umum atau sejenisnya kiranya dapat memperhatikan uji kelayakan kendaraannya setiap enam bulan.
“Kami mengharapkan kepada pemilik kendaraan supaya taat terhadap kewajibannya untuk melakukan pengujian kendaraan setiap 6 bulan, supaya mengutamakan keselamatan, utamanya polusi,”harap Fahudin.(k/10/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top