BERITA UTAMA

Empat Anggota DPRD Muna Turut Diperiksa

Ketua Komisi Satu DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo saat diperiksa diruangan penyidik Kejari Muna.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

Perkara Korupsi DAK

KOLAKAPOS, Raha–Pasca dinyatakan menang dalam sidang praperadilan pada Rabu, (24/1) lalu, kini tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna kembali melakukan pemeriksaan. Kali ini, giliran tim Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna yang diperiksa atas dugaan korupsi DAK Muna tahun 2015. Mereka diperiksa atas pembayaran proyek menyebrang ke tahun 2016. Total anggaran DAK Muna pada perkara pembayaran ini sebesar Rp110 miliar dengan kerugian negara senilai Rp41 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, Badrut Tamam mengatakan, dari delapan orang tim Banggar DPRD Muna tahun 2015 yakni Awal Jaya Bolombo, Ali Basa, La Sanusi, Laode Naftahu, Frebi Rifai, Laode Iskandar, Abdul Rajab Biku dan Laode Gamuna, empat diantaranya sudah dimintai keterangan. “Mereka yang dimintai keterangannya sebagai saksi hari ini yaitu, Awal Jaya Bolombo, Ali Basa, La Sanusi, dan Laode Naftahu. Sementara empat orangnya lagi, akan diperiksa besok (Hari ini, 1/2),” ungkapnya.

Pemeriksan terhadap tim Banggar DPRD tersebut, kata pria kelahiran Madura, karena para Legislator yang membahas anggaran tersebut pada rapat perubahan penjabaran APBD Muna 2015. “Apakah itu, dibahas atau tidak dalam rapat anggaran? Karena mereka pembahas anggaran baik tahun 2015 maupun yang menyebrang di 2016 saat itu,” tandasnya.

Terpisah, ketua komisi I DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo usai diperiksa oleh tim penyidik Kejari Muna tidak banyak memberikan penjelasan terhadap awak media terkait pemeriksaannya siang itu. Menurut politikus Demokrat ini, pada pemeriksaan itu, ia ditanyakan terkait fungsi dan tugas penganggaran saat dirinya sebagai anggota Banggar DPRD Muna 2015 silam. Namun sayang, ia enggan menjawab saat dikonfirmasi terkait pembahasan anggaran perubahan penjabaran APBD Muna 2015. “Tanya penyidik, yang jelas semua pertanyaan dijawab. 18 pertanyaan,” tutupnya sembari berlalu.

Hal serupa juga dilakukan oleh Laode Naftahu. Dengan gaya tergesa-gesa, legislator tersebut bungkam saat dicerca pertanyaan oleh awak media siang itu. “Saya mau copy dulu ini. Nanti sebentar,” ucapnya sembari memperlihatkan jilidan dokumen ditangannya dan langsung menuju ke kendaraan roda duanya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top