BERITA UTAMA

Pemda Bombana Gandeng BPD Sultra

Terkait Implementasi Transaksi Non Tunai

KOLAKAPOS, Rumbia–Formulasi pengelolaan keuangan di kabupaten Bombana saat ini mengalami perubahan, sebelumnya transaksi keuangan dilakukan dengan sistim Blag Giro atau Tunai sekarang sistim itu berubah menjadi sistim transaksi non tunai.
Hal itu ditandai saat penandatanganan kesepakatan berupa MOU di ruang rapat bupati,Kamis(1/2). Kesepakatan itu melalui Bupati Bombana pelaksana tugas Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Darwin Ismail SE di sela waktunya mengatakan bahwa sistim implementasi transaksi non tunai ini menjelaskan bahwa dalam pengelolaan penggunaan anggaran sangat menguntungkan, sebab pembayaran kegiatan tidak lagi di bayar secara Cash, akan tetapi di bayar melalui rekening masing-masing,baik PNS maupun Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT) dengan menggunakan aplikasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra.
Lanjutnya,ini di lakukan agar bentuk-bentuk kegiatan yang menggunakan dana dapat terkontrol dengan baik dan berjalan sesuai nomenklaturnya,”Pengalaman kemarin, terkadang banyak melakukan pembayaran yang bukan atau tidak sesuai dengan pos anggarannya,”ungkapnya.
Kalau dengan sistem website atau user BPD Sultra tentu pengelolaan keuangan akan lebih teratur,”Tidak ada lagi sistim panjar dalam pembayaran kegiatan,”kata mantan sekretaris BKD itu.
Selain dari pada itu kata dia realisasinya cepat asal berkas administrasi sudah rampung,bendahara tinggal melakukan transaksi melalui Hendphone atau laptop di website atau user BPD Sultra yang tersedia,uang langsung masuk ke rekening masing-masing,”Jadi semua bendahara dan kepala dinas akan mengantongi website dan user BPD ini,”ringkasnya.
Kepala BPD Sultra provinsi Sultra Khaerul Kangjen Raden pada awak media mengatakan aplikasi ini menjadi instruksi mendagri dan sudah diterapkan di seluruh Kabupaten dan kota di prov Sultra..
Hanya saja permasalahan yang ada pada aplikasi ini terkadang jaringan,namun demikian sistim BG atau tunai masih juga di gunakan sebagai antisipasi dari jaringan yang tidak baik
Contohnya seperti di Kabaena terkadang jaringan selalu menjadi problem dalam aplikasi ini,solusinya adalah BG atau tunai,”Kabaena Timur kami masih menggunakan sistem BG atau Tunai untuk menunjang pembayaran kegiatan pemerintah daerah,”ungkapnya(K6/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top