BERITA UTAMA

Warga Kolaka Keluhkan Premium Cepat Habis di SPBU

Salah satu pom bensin di SPBU di Kolaka yang ditutup karena kehabisan stok.

KOLAKAPOS, Kolaka–Beberapa bulan terakhir ini konsumen BBM premium di Kolaka mengeluhkan cepatnya habis stok BBM untuk jenis premium di hampir semua SPBU di Kota Kolaka. Akibatnya banyak konsumen yang seharusnya menikmati BBM subsisidi terpaksa membeli BBM nonsubsidi jenis pertalite atau pertamax.
“Sudah lamami begini, cepat sekali habis, itupun ada satu Minggu satu kali kayaknya,” papar Ahmad, pengemudi angkot (6/02).
Hal yang sama juga dirasakan salah seorang penjual ikan bonceng, Amin. “Kalau mau beli bensin tunggui memang, nda cukup satu jam habismi, kalau tidak dapat terpaksa kita pake pertalite.
Namun herannya kata, Amin, penjual eceran baik melalui botol maupun pompa bensin mini atau “Pertamini” justru banyak berseliweran menjual BBM jenis premium. “Harusnya kalau memang terbatas, jangan jual kepada penjual eceran atau yang pake Pertamini itu, kayanya itumi yang cepat kasih habis,” papar Amin.
Sementara itu, suvervisor SPBU kilometer 2, Arifuddin mengatakan suplay BBM premium ke outletnya saat ini memang dilakukan dengan sistem “kitir” atau penjatahan yang memang terbatas.
“Tidak seperti dulu lagi, Untuk premium sudah di jatah tiap spbu, untuk bulan pebruari minggu ini spbu kilo 2 hanya dapat 80 kilo liter,” papar nya.
Dia juga mengatakan memang sistem tersebut adalah salah satu cara dilakukan pemerintah untuk mengendalikan BBM subsidi. Hanya saja kata Arifuddin, pihak SPBU tidak dapat berbuat banyak sebab tidak bisa membedakan mana konsumen yang seharusnya berhak atau tidak terhadap BBM subsisidi tersebut jika sudah mengantri di SPBU. “Ya kita kan hanya menjual,” terangnya.
(Cr4/b/hen)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top