MUNA

Rampungkan Infrastruktur Peninggalan Eks Bupati Muna, Pemkab Pinjam Uang  di Bank Sultra 

KOLAKAPOS, Raha–Bupati Muna LM Rusman Emba terus berupaya untuk menyelesaikan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur peninggalan eks Bupati Muna dr Laode Muhammad Baharuddin. Bangunan tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna  dan Pasar Modern Laino. Maka, untuk menyelesaikan dua bangunan modern serta penataan sejumlah ruas jalan kota hingga kecamatan pada tahun ini, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna terpaksa melakukan pinjaman dana senilai Rp100 miliar di Bank Sultra.

Bupati Muna LM Rusman Emba melalui Kabag Humas dan Protokoler,  Amiruddin Ako mengatakan, Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Muna tahun ini hanya senilai Rp660 miliar. Dana tersebut tidak cukup untuk membangun berbagai infrastruktur di Muna. Sementara  RSUD, Pasar Modern dan pembenahan jalan menjadi prioritas yang harus dituntaskan Pemkab Muna pada tahun ini. “Yang menjadi perioritas ada tiga item yaitu perampungan pembangunan RSUD  yang hingga kini belum tuntas dibangun sebelumnya. Seperti pagarnya belum ada, tempat parkir belum ada hingga bangunannya belum tuntas semua. Kita butuh sekitar Rp 20 M lagi. Kemudian, pasar modern yang ada saat ini lodsnya cuma 700 lods. Sementara jumlah pedagang kita mencapai 1300 orang. Jadi kita kekurangan sekitar 600 lods. Selanjutnya untuk pembangunan sejumlah ruas jalan,” ungkapnya

Senada, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Muna Ari Asis membenarkan pinjaman tersebut. Menurutnya, Pemerintah daerah (Pemda) Muna sudah menyampaikan usulan pinjaman modal senilai Rp100 miliar ke DPRD Muna.  ” Pinjaman yang kita ajukan Rp100 miliar itu, sudah mendapat lampu hijau dari DPRD Muna. Tapi bukan berati prosesnya sudah selesai, ini masih akan diteruskan ke Mendagri lebih dulu,” ucapnya.

Pinjaman tersebut terang eks Sekretaris DPRD Muna ini untuk menopang anggran DAU yang hanya senilai Rp660miliar. “Kita pinjam, karena APBD kita tidak cukup untuk membangun sejumlah infrastruktur di Muna. DAU kita cuma Rp 660 miliar, sudah terbagi habis. Kalau masalah besaran bunga utang yang harus kita kembalikan, inikan baru berproses. Kalau sudah final akan kami sampaikan. Yang jelas pokok dan bunga, harus kita kembalikan,” tandasnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top